BRO. BANGKA SELATAN – Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Alumni IPB Bangka Belitung menyalurkan bantuan kepada penyintas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.
Bantuan berupa paket kesehatan dan kebutuhan dasar tersebut disalurkan kepada 40 kepala keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa yang terdampak kebakaran, Sabtu (31/10/2026).
Paket bantuan yang diberikan meliputi sabun, sikat gigi, pasta gigi, dan sampo. Selain itu, setiap keluarga juga menerima handuk, sarung, bantal, dan selimut untuk membantu memenuhi kebutuhan selama berada di pengungsian.
Para penerima bantuan merupakan sebagian dari 286 KK penyintas yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian setelah kebakaran melanda kawasan tersebut pada 10 hingga 12 Oktober 2026.
Kebakaran hutan dan lahan yang merambat hingga ke permukiman warga di kawasan lahan gambut pesisir Bangka itu menyebabkan sedikitnya 240 rumah terbakar dan mengalami kerusakan. Total kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp20,9 miliar.
Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB, Ir. Agus Rusli, M.M., mengatakan bantuan tersebut disalurkan untuk membantu penyintas memenuhi kebutuhan dasar, khususnya perlengkapan mandi, cuci, dan kakus (MCK).
“ARM dan DPD HA-IPB Bangka Belitung berinisiatif menyalurkan bantuan ini agar penyintas tidak kesulitan memenuhi kebutuhan MCK, berikut kelengkapan seperti handuk, selimut, sarung, dan bantal agar lebih nyaman saat tinggal di pengungsian,” ujar Agus Rusli.
Menurutnya, tragedi kebakaran di Bangka Selatan perlu mendapat perhatian lebih luas. Sebab, di tengah sorotan publik terhadap Karhutla di daratan Sumatera dan Kalimantan, musibah yang menimpa warga di Bangka Selatan dinilai belum banyak mendapat perhatian.
Sementara itu, Sekretaris DPD HA-IPB Bangka Belitung, Qomardiansyah, mengatakan pihaknya mengerahkan sedikitnya 10 relawan untuk membantu proses distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
Perjalanan menuju lokasi bencana pun tidak mudah. Tim relawan harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam, termasuk menghadapi antrean panjang untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di tengah perjalanan.
Aksi kemanusiaan di Bangka Selatan ini menjadi kegiatan tanggap darurat bencana kedua yang dilakukan ARM HA-IPB.
Sebelumnya, pada 24 Oktober 2026, ARM HA-IPB bersama DPC HA-IPB Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok, masker, dan obat-obatan kepada warga terdampak serta relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Bantuan tersebut didistribusikan ke empat kelurahan di Kecamatan Baamang dan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang turut terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Editor : Adjet
