GOR Yasmin Disiapkan Jadi Venue Porprov 2026, Kelurahan Cilendek Timur Matangkan UMKM dan Parkir

BRO. KOTA BOGOR – Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, mulai mematangkan persiapan penggunaan GOR Yasmin sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga (cabor) tenis meja pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Penataan UMKM, kantong parkir, keamanan, dan kelancaran lalu lintas menjadi sejumlah perhatian utama.

Lurah Cilendek Timur, Dedi Rusmana, mengatakan informasi mengenai penunjukan GOR Yasmin sebagai venue tenis meja baru diterimanya setelah menghadiri rapat yang diundang Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Bogor.

“Saya baru tahu ternyata GOR Yasmin dipakai untuk Porprov, dengan cabang olahraga tenis meja. Kebetulan, lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai lapangan bulu tangkis,” ujar Dedi, Rabu (28/10/2026).

Hingga kini, pihak kelurahan belum menerima jadwal pasti pertandingan. Meski demikian, koordinasi awal mulai dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan fasilitas pendukung sebelum pertandingan berlangsung.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Jumlah tenda dan skema penempatan pedagang masih dibahas bersama pihak terkait.

“Terkait UMKM, berapa tenda yang akan dilibatkan masih kami koordinasikan. Saya juga harus berkoordinasi dengan wilayah, karena sebagai aparat kewilayahan, saya sendiri baru mendapatkan informasi mengenai rencana ini,” jelasnya.

Selain UMKM, kesiapan kantong parkir dan pengamanan di sekitar GOR Yasmin juga menjadi perhatian. Lokasi venue yang berada di tepi jalan membutuhkan pengaturan matang agar aktivitas pertandingan tidak mengganggu arus lalu lintas maupun kenyamanan masyarakat.

Dedi menegaskan, koordinasi lintas sektor diperlukan agar seluruh kebutuhan pendukung dapat dipersiapkan sesuai rencana. Ia berharap penyelenggaraan Porprov 2026 di wilayah Cilendek Timur tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.

Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Di luar persiapan Porprov 2026, Kelurahan Cilendek Timur meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan. Pemantauan saluran drainase dan aliran air dilakukan melalui kegiatan kerja bakti rutin atau corve untuk mengantisipasi genangan dan banjir lintasan.

Dedi mengatakan, kondisi banjir di wilayahnya sejauh ini relatif terkendali. Meski genangan pernah terjadi saat hujan deras, air dapat surut dalam waktu singkat.

“Selama ini masalah banjir terpantau aman dan terkendali. Memang sempat ada genangan akibat banjir lintasan karena sampah menumpuk saat hujan deras, tetapi airnya cepat surut,” ungkapnya.

Menurut Dedi, kebersihan saluran air menjadi faktor penting untuk mencegah genangan. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kerja bakti diperlukan agar sampah tidak menyumbat drainase, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

Cilendek Timur Miliki 797 Unit Usaha Aktif

Selain kesiapan menghadapi Porprov dan musim hujan, Cilendek Timur memiliki potensi ekonomi lokal yang terus dikembangkan. Berdasarkan data Online Single Submission (OSS), terdapat 797 unit usaha aktif di wilayah tersebut.

Sektor industri pengolahan menjadi bidang usaha yang paling banyak digeluti masyarakat, disusul sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Untuk memperkuat daya saing usaha, pihak kelurahan mendorong pelaku UMKM mengurus legalitas melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) serta memenuhi persyaratan sertifikasi halal sesuai ketentuan.

Di bidang lingkungan, Klaster Raflesia di kawasan Taman Yasmin pernah meraih Juara 1 Lomba Bogorku Bersih kategori perumahan teratur tingkat Kota Bogor. Sementara itu, bank sampah di wilayah tersebut juga aktif beroperasi dan pernah meraih Juara 2 tingkat kota.

Kelurahan Cilendek Timur juga mengembangkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan program literasi digital. Program tersebut diharapkan memperluas akses informasi sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan wilayah.

Dedi mengatakan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi wilayah, menjaga lingkungan, serta mengembangkan ekonomi lokal.

Kecamatan Bogor Barat Apresiasi Sinergi dengan Pers

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Bogor Barat, Samsudin, mengapresiasi kegiatan yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor dalam memperkuat sinergi antara pemerintah kewilayahan dan insan pers.

“Alhamdulillah, saya mewakili camat turut mengapresiasi. Semoga aparat di wilayah tetap selalu bersinergi dengan insan pers,” kata Samsudin.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi, mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat, serta mendorong pembangunan wilayah yang lebih baik.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses