Halo BroNews

Pro dan Kontra Penataan Surken Bogor

Oleh : Atty Somaddikarya.

loading...

“Selama aspirasi dan pendapat nya tidak menjurus pada fitnah dan memojokan kebijakan Pemkot  Bogor serta aspirasi yang positif untuk Pemkot Bogor harus mempertimbangkannya,”

Bagi yang Pro dipastikan akan mendapat manfaatnya dari kebijakan penataan wilayah Surken (Suryakencana) Kota Bogor, tahap 3 dengan anggaran PEN- Rp. 32 milyar. Jadi masyarakat Surken Pro tidak menjadi persoalan besar dan tidak menjadikan saya rugi besar dan tidak akan ambil pusing jika itu membuat masyarakat di sekitar menikmati dan semua happy dan mereka menerima banyak manfaatnya.

Tapi perlu diingat, yang kontra juga ada dan yang kontra itu harus diajak duduk bersama dan didengar aspirasinya karena punya hak yang sama, apalagi mereka punya KTP sebagai warga Kota Bogor

Bisa jadi yang kontra adanya salah persepsi karena terjadi “misscom” atas tujuan penataan surken. Hasil pertemuan atas undangan warga Surken bukanlah menolak justru mereka setuju. Hanya ada sedikit koreksi dan meminta untuk dipertimbangkan oleh Pemkot Bogor sebagai hak mereka sebagai warga dan masyarakat kota Bogor, mengingat Surken bukan hanya pemukiman atau jalur perniagaan yang sudah puluhan tahun dan mereka adalah warga yang turun-temurun yang sudah memberikan kontribusi PAD dan arah pembangunan sebelum adanya Mall mewah dan Resto berkelas di kota Bogor.

Tidak ada yang salah jika yang kontra mengundang salah satu anggota DPRD Kota Bogor, untuk sekedar menyampaikan aspirasi dan saya mendengar keluh kesah, anggap saja saya hadir sebagai pendengar yang baik dengan jabatan yang melekat sebagai wakil rakyat. Dalam menyampaikan Koreksi tersebut, menurut saya seimbang karena memberi solusi / alternatif yang akan di tawarkan pada Pemkot Bogor, agar pembangunan yang akan menelan anggaran hasil meminjam puluhan milyar menjadi manfaat untuk semua pihak.

Janganlah yang kontra dianggap musuh karena dalam alam demokrasi menyatakan pendapat berbeda adalah Koreksi yang bisa diterima atau tidak bisa diterima sebagai bentuk perjuangan.

Selama aspirasi dan pendapat nya tidak menjurus pada fitnah dan memojokan kebijakan Pemkot Kota Bogor serta aspirasi yang positif untuk Pemkot Bogor harus mempertimbangkannya –

Menurut saya, selama kebijakan itu dibuat oleh manusia tidak ada rumus yang mustahil untuk tidak bisa di rubah demi tujuan dan semangat yang sama untuk kebaikan Kota Bogor. #BCA

Penulis adalah  Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan dan Sekretaris DPC PDIP Kota Bogor.

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close