Berita UtamaBogorianNews

Baru Tiga Hari Diresmikan, Alun-Alun Kota Bogor Sudah Ditutup Lagi

loading...

BRO. Pemerintah Kota Bogor menutup sementara fasilitas dan sarana prasarana alun-alun Kota Bogor yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, dengan alasan untuk pemeliharaan berkala.

Padahal diketahui Alun-alun Kota Bogor yang berlokasi tepat disamping Stasiun Bogor ini baru tiga hari diresmikan dan dilaunching, oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Khamil dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Jumat (17/12) lalu.

Alun-Alun Kota Bogor, Foto : detikcom

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor Rr. Juniarti Estiningsih mengatakan Pemerintah Kota Bogor memutuskan melakukan penutupan sementara fasilitas dan prasarana alun-alun pada mulai Minggu (19/12/2021). Karena sejak dibuka untuk umum setelah dilaunching, Jumat (17/12) hingga Minggu (19/12), alun-alun Kota Bogor dipadati masyarakat.

Dia mengatakan namun, akibat antusis masyarakat untuk menikmati taman yang baru dibuka ini malah banyak tanaman dan rumput yang dinjak bahkan meninggalkan banyak sampah.

“Pada Senin (20/12) kemarin kami Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor memasang police line untuk melakukan pemeliharaan alun-alun mulai dari pemulihan rumput yang mati karena diinjak-injak dan tanaman, memberikan disinfektan di berbagai fasilitas alun-alun, pembersihan granit dan lainnya, “ kata dia, (21/12)

Estiningsih menambahkan, pihaknya tetap membuka alun-alun Kota Bogor, akan tetapi sementara masyarakat tidak bisa menggunakan sarana prasarana dan fasilitas yang ada di alun-alun Kota Bogor seperti jogging track, gym, area bermain, podium dan lainnya.

“Alun-alun masih dibuka, tapi hanya akses keluar masuk dari alun-alun menuju pintu masuk stasiun saja dibuka, tapi untuk sarana dan prasarananya, belum bisa digunakan sampai waktu yang belum ditentukan,” ujar dia.

Dia mengaku jika sebenarnya merasa senang dengan antusias masyarakat yang datang ke Alun-alun. Namun diakuinya belum semua pengunjung yang datang mematuhi dan menjaga Alun-alun.

Pasalnya, area gym yang dikhususkan untuk dewasa, turut dipergunakan anak-anak balita sekalipun dalam pengawasan orangtuanya.

“Saya khawatir area gym lebih banyak digunakan anak-anak, sudah ditegur sama park ranger tapi kondisi ramai jadi agak kesulitan,” akunya.

Untuk itu pemeliharaan ini dilakukan guna terus membuat alun-alun menjadi cantik, indah dan bersih.

Masyarakat juga masih bisa masuk ke alun-alun, namun hanya sebatas foto-foto saja. Ia meminta ketika nanti pemeliharaan Alun-alun sudah selesai dan sarana prasarana bisa dimanfaatkan kembali.

“Mohon maaf alun-alun masih dalam proses pemeliharaan berkala, supaya rumput dan tumbuhannya hidup lagi. Mohon masyarakat bersabar dan juga terkait prokes di masa Pandemi mungkin nanti akan diatur untuk pintu masuknya,”pungkasnya

Editor : MS Permana

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close