Berita UtamaNews

Bima Arya : Mulai Senin Pagi Kota Bogor Statusnya Zona Oranye

Akumulasi Pasien Positif COVID-19 Mencapai 1.025 Orang

loading...

BRO. Alhamdulillah, tingkat kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19 di Kota Bogor sudah kembali turun. Ya, terhitung Senin pagi (21/9/2020), Kota Bogor dari status risiko tinggi atau zona merah menjadi risiko sedang atau zona oranye.

“Berdasarkan data Gugus Tugas Nasional COVID-19, mulai Senin pagi ini, Kota Bogor status risikonya telah menurun menjadi zona oranye,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Balaikota Bogor, Senin (21/9/2020).

Penetapan status risiko penyebaran Covid-19, Bima menjelaskan, merujuk pada 14 indikator yang menjadi paramater bagi Gugus Tugas Nasional COVID-19 untuk menentukan status suatu daerah, baik merah, oranye, kuning, atau hijau.

Simak juga : Melanggar di PSBMK Tahap 3, Bima Arya : Sanksi Lebih Tegas Terhadap Sektor Usaha

“Dari 14 indikator itu, antara lain, laju peningkatan kasus positif, tingkat kesembuhan kasus positif, ketersediaan kamar dan tempat tidur di rumah sakit. Kota Bogor pada pekan ini indeksnya sudah baik, yakni 1,91, pada pekan lalu 1,73,” kata Bima

Wali Kota menyebut, Kota Bogor yang menerapkan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK) juga dibarengi dengan berbagai langkah untuk mendisiplinkan warga dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Langkah-langkah itu dijalankan oleh dua unit yang dibentuk, yakni unit pengawasan atau tim elang serta unit edukasi atau tim merpati, yang terus melakukan kegiatan mendisiplinkan warga,”ucap Bima.

Simak juga : Ditinjau Mensos, Dedie Sebut Ada 10 Ribu Warga Kota Bogor Belum Menerima Bansos

Adapun Tim elang, lanjut dia, bertugas melakukan pengawasan aktivitas warga maupun dunia usaha untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan membatasi Kota Bogor.

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut, sebanyak 692 orang dinyatakan sembuh, 39 orang meninggal dunia, serta pasien positif yang masih dalam perawatan ada 294 orang. “Sampai Senin (21/9) ini, akumulasi pasien positif COVID-19 sudah mencapai 1.025 orang,” tegasnya.

Penulis : Rizky Multri Prayasa
Editor   : Arie Surbakti

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close