Berita UtamaBogorianNews

Forkopimda Kota Bogor Sepakat Cegah Kerumunan dan Berantas Maksiat Selama Ramadan

loading...

BRO. Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, sepakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas tetap kondusif dengan menggencarkan sejumlah kegiatan pengawasan untuk mencegah kerumunan termasuk memberantas maksiat selama bulan Ramadan.

“Kami ingin kondisi Kota Bogor lebih khusyuk, lebih syahdu, tidak ada aktivitas yang menonjol kecuali aktivitas ibadah,”tegas Bima Arya usai apel pasukan gabungan jelang pengamanan Ramadan, di lapangan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi), Kota Bogor,  Senin (12/4).

Apel gabungan ini merupakan salah satu langkah yang diambil pihaknya, untuk menciptakan kondisi Kota Bogor yang lebih aman selama Bulan Ramadan.

Wali Kota, Bima Arya juga mewanti-wanti para aparaturnya agar bisa fokus dalam pencegahan timbulnya kerumunan saat Ramadan.

Wali Kota Bogor Bima Arya saat menggelar apel gabungan menjalang Ramadan di Pusdikzi Bogor, Senin (12 /4). Foto :Humas Pemkot Bogor/SiBro

“Secara umum ada tiga waktu kursial yang harus betul-betul diwaspadai, yakni waktu berbuka, sholat tarawih dan menjelang sahur,” ujarnya

Menurutnya tiga waktu itu berpotensi menyebabkan kerumunan. Oleh karenanya Forkopimda harus fokus untuk memastikan agar protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

“Kami tidak mau, setelah ramadhan ini ada lonjakan kasus covid-19,”tegasnya

Sikap serius itu , Bima Arya mengaku segera membentuk tim khusus, mulai dari tingkat daerah hingga wilayah. Hal ini bertujuan untuk mengawasi betul pergerakan masyarakat, di tiga waktu krusial tersebut.

Dibagain lain, Bima Arya juga secara tegas memberantas Maksiat dengan cara membasmi peredaran dan penjualan minuman keras ( MIRAS) serta menutup semua temmpat hiburan malam ( THM).

Sementara Pihak Polresta Bogor kota, membentuk ‘Polisi Ramadan’, untuk menekan tindak kejahatan dan penyakit masyarakat lainnya yang dapat menimbulkan kerawanan Kamtibmas selama bulan puasa.

” Kita jaga kesucian Ramadhan, untuk itu kami akan mengawasi kegiatan-kegiatan ilegal,” jelas Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Polresta Bogor Kota juga akan berkoordinasi dengan DKM Masjid agar dalam melaksanakan kegiatan ibadah selama Ramadhan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

” Kami akan terjunkan sebanyak 200 personil untuk berkolaborasi dengan pengurus DKM masjid,”pungkas Kombes Susatyo.

Apel Pasukan Gabungan Jelang Pengamanan Ramadhan di Kota Bogor, ditandai dengan pemusnahan ratusan botol MIRAS oleh Wali Kota  bersama Forkopimda dan sejumlah Ulama Kota Bogor.

Editor : Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close