Berita UtamaBogorianFeatureKomunitasNewsPendidikan

Guru Ngawur, Disdik Kota Bogor Kecolongan . Ada Soal Ulangan Kelas 5 SD, Bahas Vagina dan Sperma.

Anggota DPRD Kota Bogor, Devie.P Sultani ; Saya Akan Telusuri Ke Disdik terkait Soal Yang Tidak Pantas Itu

loading...

BRO. Dunia Pendidikan di Kota Bogor kembali tercoreng setelah adanya pembuatan soal ulangan kelas 5 SD , yang terlalu vulgar dengan menyebut alat kelamin wanita dan sperma serta organ kemaluan lainnya, dinilai ngawur dan tidak mendidik.

Sejumlah orang tua murid sempat mempertanyakan menyoal soal ulangan yang dinilai tidak pantas untuk dipahami murid sekolah dasar.

Dalam soal tersebut ada beberapa pertanyaan terkait alat produksi pria dan wanita termasuk nama alat kelamin , tak semestinya diberikan kepada anak yang masih duduk di Sekolah Dasar.

” Ini apa benar soal buat anak kelas 5 SD separah itu. Masa anak-anak tau tentang sperma dan testis segala,” keluh orang tua murid usai membaca soal tersebut yang sempat viral dikalangan orang tua siswa.

Baca Juga ; Bahaya , Klaster Kantor Pemerintahan Penyebaran Covid-19 , ASN Kota Bogor Semakin Khawatir.

Entah apa yang dipikiran guru yang membuat soal pelajaran PJOK semester ganjil dengan memberikan soal ulangan harian di SD Negeri 2 Kedung Badak Kota Bogor.

Lantas dimana pengawasan dari kepala sekolah terhadap soal ulangan harian yang dibuat sang guru ngawur dan tidak mendidik itu ?

” Ya, saya kecolongan dengan soal ujian yang terlalu vulgar untuk siswa kelas 5 SD,” ujar Kepala SDN 2 Kedung Badak, Siti Nurmi ketika dikonfirmasi awak media.(2/12) seperti yang kutip dari bogordaily.net

Selaku Kepala sekolah yang bertanggungjawab terhadap soal tidak senonoh itu, Siti Nurmi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Baca Juga ;Wakil Wali kota Bogor ; Pemkot Bogor Jangan Tergesa-gesa dan Gegabah Menyoal Sekolah Tatap Muka

” Biasanya sebelum dibagikan soal itu selalu dichek, apakah soal itu sudah layak dengan kompetensi dasar (KD) atau tidak,” kilahnya.

Meski belum diberikan sangsi administrasi bagi guru berinisial ‘O’ yang membuat soal itu, Namun Siti berjanji pihak sekolah dan guru akan lebih teliti lagi dalam pembuatan soal sehingga tidak terulang lagi kasus soal yang vulgar itu.

Menyikapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan Kota Bogor M Suherman mengaku kecolongan dengan adanya soal ujian SD yang membahas vagina dan sperma.

 

” Saya bersama Pak Kadis Fachrudin datang ke SD itu, untuk mengklarifikasi.Ternyata soal itu diambil dari kompetensi dasar dan silabus materi tentang Cara Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi.Tapi tidak harus serinci itu,” jelas M Suherman.

Dibagian lain, materi soal ulangan kelas 5 SD, yang membahas alat reproduksi wanita dan sperma pria, ternyata mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Nasdem. Devie Prihartini Sultani.

Dia berjanji akan segera menelusuri soal ulangan yang tidak pantas itu untuk siswa SD.

“ Nanti saya cek ke Disdik terkait pelajaran tersebut, termasuk buku panduannya apa dan kurikulumnya seperti apa,” janji Devie ketika ditemui bogornetwork.com.(2/12)

Sekedar tahu, beberapa tahun silam , pertengahan Juli 2013, buku LKS pengayaan pelajaran IPA untuk anak SD pun, sempat heboh dan diprotes oleh orang tua murid. Kejadian itu di SDN Gunung Gede dan SDN Polisi IV Bogor.

Dalam buku pelajaran IPA itu, di halaman 47 dan 48 , berbau Porno yang menggambarkan alat reproduksi pria dan wanita.

Beruntung pihak Disdik Kota Bogor cepat tanggap dan menarik buku tersebut dari peredaran termasuk  kepala sekolah SDN Gunung Gede, saat itu dijabat Mohamad Wahyu, langsung dimutasi .

Penulis : Iduy.YD
Editor   : Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close