Berita UtamaBisnisBogorianNews

Horor Puluhan  Sapi Gejala PMK, Pemkot Bogor Tutup Arus keluar Masuk Hewan Ternak, Jelang Idul Adha

Wali Kota Bogor Bima Arya Bersama Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Inf Ali Akhwan dan Kapolretsa Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Mengecek Langsung Kesehatan Hewan Kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Bubulak Kota Bogor.

BRO. KOTA BOGOR – Pemkot Bogor tengah berupaya memberikan ketenangan kepada warganya terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Idul Adha ini.

Untuk memastikannya, Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Komandan Kodim (Dandim) 0606 Kota Bogor, Letkol Inf Ali Akhwan dan Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengecek langsung kesehatan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Bubulak,  Kota Bogor, Selasa (21/6/2022).

Menurut Bima Arya Langkah antisipasi ini, tentunya bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor dengan melakukan upaya-upaya agar nantinya situasi di hari raya Idul Adha dalam kondisi baik dan normal.

“Ada 488 hewan yang sedang recovery berproses menuju pulih, menuju normal, suspek semua secara otomatis,” kata Bima.

Ilustrasi :Penjual sapi di kawasan Tegal Gundil, Bogor Utara. Foto :net.Sibro

Diakuinya kasus PMK ini memang tidak bisa terhindarkan karena ada 22 provinsi di Indonesia sudah terdampak dan salah satunya di Kota Bogor.

Sementara berdasarkan laporan, ada satu ekor di RPH ini mati akibat kasus tersebut. Sedangkan sebanyak 54 bergejala. Dari kasus tersebut, Pemkot Bogor mengambil kebijakan menutup arus keluar masuk hewan ternak sampai tanggal 29 Juni mendatang.

“Kita tetap memonitor di wilayah. Apabila ada penjualan yang tidak bisa dimonitor langkah berikutnya kami akan memberikan vitamin dan suplai obat-obatan terhadap hewan-hewan ini,”ujar Bima.

Kekhawatiran masyarakat juga telah diantisipasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor dengan membentuk Tim Satgas yang memonitor langsung penyembelihan sapi di sejumlah masjid saat hari raya Idul Adha.

“Insya Allah Tim satgas yang terdiri dari Babinsa, Binmas dan Dokter akan diterjunkan memantau kondisi hewan yang akan disembelih di masjid-masjid dan tempat pemotongan hewan kurban lainnya,” jelas Kepala DKPP Kota Bogor, Anas Rasmana kepada Bogornetwork.com , Selasa (21/6)

Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf Ali Akhwan mengatakan, meminta masyarakat untuk tetap tenang, karena permasalahan tersebut sedang dipecahkan bersama oleh jajaran forkopimda dan dinas terkait.

“ kita tengah pecahkan permasalahan ini sampai dengan sapi-sapi itu atau kambing dianggap sudah steril atau sudah boleh di konsumsi pada saat hari raya kurban. Jadi masyarakat tenang dulu,”pinta Letkol Inf Ali Akhwan

Sedangkan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro berjanji menjelang Idul Adha ini pihaknya akan memonitor semua pusat-pusat penjualan hewan ternak seperti kambing dan sapi

“Semua tempat penjualan hewan ternak kambing dan sapi akan dimonitor oleh jajaran Polsek, kemudian Bhabinkamtibmas semuanya melakukan edukasi kepada semua masyarakat agar tidak terjadi gejolak,”pungkas Susatyo.

Editor : Adjet

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close