Berita UtamaBogorianNews

Kenaikan Tarif Tol Bogor Ring Road ( BORR ) Dikecam DPRD Kota Bogor

Ketua Komisi II DPRD, Rusli Prihatevy ; Pengelola Tol Tidak Memiliki Rasa Empaty Disaat Pandemi Covid-19.

loading...

BRO. Kenaikan tarif Tol BORR yang mencapai 40 persen lebih ini, yang diberlakukan 30 Januari 2021 lalu, mulai menuai polemik. Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bogor melancarkan protes dan mengecam kenaikan tarif Tol tersebut.

” Pengelola Tol tidak memiliki rasa empaty disaat pandemi Covid-19 ini, naiknya tinggi sekali.Seharusnya mereka (penyelenggara ) , memiliki empati bahwa kita semua masih menjalani masa sulit,”tegas Ketua Fraksi Kota Bogor, Rusli Prihatevy, Senin (1/2) kepada bogornetwork.com

Sebagaimana diketahui, PT. Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku pengelola BORR, menaikkan tarif pengguna Tol BORR dari Sentul Selatan-Simpang Semplak, untuk golongan I naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 14 ribu, golongan II dan III naik daei Rp 15 ribu menjadi Rp 21 ribu, sedangkan golongan IV dan V naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 28 ribu.

Baca Juga : Ruas Yasmin–Simpang Semplak Dibuka, Tarif Tol BORR Naik Lagi

Kenaikan tarif Tol BORR, juga ditandai dengan pengoperasian ruas tol BORR seksi III A yakni Simpang Yasmin-Simpang Semplak.

Rusli yang juga ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, sangat berkepentingan untuk mengundang PT MSJ selaku pengolola Tol BORR, terkait aspirasi dari masyarakat yang perlu diklarifikasi pihak pengelola.PT. MSJ.

” Kita,  hari ini , Senin (1/2) akan rumuskan dulu di internal komisi II, agar dapat cepat mengambil sikap . Sikap ini juga merupakan respon atas sikap Pemkot Bogor yang diam saja tanpa ada upaya memberikan penjelasan,” ungkap Rusli

Diakui Rusli, keberadaan Tol BORR, memberikan solusi mengurai kemacetan Jalan Sholeh Iskandar.

“Kita belum tahu kontribusi lainnya yang diberikan PT MSJ kepada pemda serta masyarat,”ujarnya

Sementara PT Marga Sarana Jabar, telah mengumumkan (30/1) tentang kenaikan tarif atau yang lebih tepatnya yang dia sebut penyesuaian tarif ini sudah sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No.08/KPTS/M/2021 tentang Penyesuaian Tarif Pada Jalan Tol BORR.

“Dengan beroperasinya Ruas BORR Simpang Yasmin–Simpang Semplak, maka ada penambahan jalan tol sepanjang 3,8 kilometer. Sebelumnya panjang Tol BORR 7,5 kilometer dan dengan beroperasinya ruas Simpang Yasmin-Simpang Semplak menjadi 11,3 kilometer,”jelas Dirut.PT MSJ. Dedi Krisnariawan Sunoto (29/1).

Editor : Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

One Comment

  1. Ayo DPRD Kota Bogor jng menyerah. Kalau niat nya mau mengurangi kepadatan di jln soleh Iskandar jng naik nya tinggi. Yakin gak akan ada yg mau gunakan tuh jalan BORR. Beda nya sampai 14.000. Mending lewat bawah masuk lewat tol jagorawi. Orang indo mana mau rugi naik 1.000 aja pasti gak akan lewat lah terkecuali terpaksa.
    Tarohan gak ada yang mau lewat BORR yg punya rumah disekitar yasmin dan soleh iskandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close