Berita UtamaBogorianaNewsPolitika

Kritisi Soal Kinerja, Anggota DPRD Kiwong : Ini Catatan Merah Direksi Perumda PPJ Kota Bogor

Progres Revitalisasi Pasar Bogor Tidak Jelas, Sehingga Berpengaruh Hilangnya Sumber Pendapatan Rp5,6 Miliar

BRO. KOTA BOGOR –  Anggota Komisi II DPRD  Kota Bogor,  Ahmad Aswandi  membeberkan catatan merah kinerja direksi Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) Kota Bogor menyusul adanya signal kuat dari Wali Kota Bogor Bima Arya  untuk memperpanjang  masa jabatan Direksi PPJ Kota Bogor.

Menurutnya, buruknya  komunikasi yang dibangun oleh jajaran Direksi Perumda PPJ Kota Bogor kepada para pedagang ataupun DPRD Kota Bogor selaku mitra kerja. Akibatnya berimbas minimnya  angka okupansi di Pasar Tanah Baru, Pasar Pamoyanan dan Pasar Jambu Dua.

“Mengelola BUMD ini bukan seperti mengelola perusahaan pribadi, harus banyak yang dikomunikasikan,” ungkap pria yang akrab disapa Kiwong kepada awak media, Jumat (26/1).

Baca Juga : Dewas Paparkan Capaian Direksi Perumda PPJ di DPRD , Pengamat : Wali Kota Bogor Harus Pertimbangkan Kesinambungan Pembangunan

Tak hanya itu, gelombang amarah para pedagang Plaza Bogor pun terus berdatangan ke DPRD Kota Bogor karena kecewa saat mereka diminta mengosongkan bangunan, namun hingga saat ini belum ada progres dari rencana revitalisasi Plaza Bogor.

Bahkan Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor itu , menuding pengosongan Plaza Bogor juga dinilai berpengaruh  hilangnya sumber pendapatan dari perusahaan plat merah tersebut yang ditaksir mencapai Rp5,6 miliar.

“Kalau mau jujur, hari ini saja gaji karyawan masih meletot. Pasar TU saja itu tidak bisa memenuhi janji yang katanya potensi sampe Rp1 miliar dan segala macam, tapi kenyataannya mah cuma berapa ratus juta saja,” tegas  Kiwong.

Seperti diketahui  Dewan Pengawas (Dewas) Perumda PPJ Kota Bogor  menyampaikan rekomendasi  ke Wali Kota Bogor, agar jajaran direksi mendapatkan lampu hijau untuk diperpanjang masa jabatannya.

“Dari 11 poin yang disampaikan oleh Dewas Perumda PPJ Kota Bogor, semuanya berisikan puja puji terhadap kinerja Direksi Perumda PPJ. Tidak ada satupun catatan kritis yang dituliskan oleh Dewas PPJ, sehingga rekomendasi Dewas Perumda PPJ sangat subjektif,” ucapnya

Kiwong  juga mengkritisi  rekomendasi Dewas PPJ Kota Bogor yang dinilainya sangat sobyektif karena  Banyak pertimbangan negatif yang tidak dimasukkan oleh dewas dalam laporan.

“ Fungsi dewas PPJ Kota Bogor itu  harusnya obyektif , tidak saja  menyampaikan hal positip tapi catatan negatif pun harus disampaikan secara jujur ,”pungkasnya

Editor  : Adjet

 

 

 

Show More

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button