Berita UtamaBisnisNews

Awas! Giant Bogor Tutup 3 Hari Gegara Pegawainya Meninggal Positif Corona

Dedie: Seluruh Giant di Bogor Tutup karena Berduka

loading...

BRO. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Dedie A. Rachim membenarkan terkait pesan berantai tentang swalayan Giant se-Bogor Raya (Kota/Kabupaten) gegara ada pegawainya yang meninggal dunia diduga positif.

“Benar, info terkini yang meninggal adalah pegawai Giant dari pusat, dan merupakan warga Kabupaten Bogor,” kata Dedie yang juga Wakil Wali Kota Bogor, Kamis 16 September 2020.

Menurut Dedie berdasarkan laporan yang diterimanya, pegawai dengan jabatan strategis di swalayan Giant tempatnya bekerja itu, sebelum meninggal, yang bersangkutan mobilitasnya cukup tinggi.

Baca Juga: Kemendagri Bantah Pilkada 2020 Sebagai Klaster Baru Penularan Covid-19

Diantaranya, kata Dedie, tepatnya pada 29 Agustus 2020, yang bersangkutan usai melakukan kunjungan kerja ke sejumlah swalayan Giant di Bogor langsung jatuh sakit dan dilarikan ke Rumah Sakit di sekitar Jalan Raya Pajajaran.

Dedie juga menambahkan, sejak saat itu kondisinya kian memburuk hingga akhirnya pada 15 September 2020, pegawai Giant itu dikabarkan meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif.

Menyikapi kasus kematian akibat Covid-19 dengan dugaan terpapar di pusat perbelanjaan yang selalu ramai dikunjugi masyarakat.

Kata Dedie tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota dan Kabupaten Bogor masih melakukan tracing atau penulusuran tentang riwayat semasa hidupnya.

giant
giant

“Tapi data sementara, karena bukan warga Kota Bogor, maka kita akan berkordinasi terus dengan Kabupaten Bogor untuk menindaklanjutinya, baik pelacakan maupun sterilisasi,” katanya.

Namun demikian, Dedie membantah, penghentian operasional seluruh cabang Giant di Kota Bogor tutup atas perintah Satgas menyusul ditemukannya kasus pasien meninggal dunia karean terpapar Covid-19.

Baca Juga: Iwan Sebut 6 Kecamatan Ini Jadi Prioritas Penanganan Corona di Bogor

“Jadi tidak ada penyetopan (penghentian) operasi karena belum dapat dikategorikan klaster baru. Kemarin sudah dilakukan penyemprotan disinfektan hari ini. Jadi penutupan (Giant se-Bogor) ini, kemungkinan karena sedang berduka,” kata Dedie.

Dedie menyebutkan dari hasil pelacakan sementara pegawai yang dimaksud merupakan staf di kantor pusat dan berdomisili di Kabupaten Bogor.

Selain itu, ia juga menyebutkan data terbaru kasus positif Covid-19 di Kota Bogor hingga Kamis (16/09/2020). “Maka dari itu, hingga saat ini secara total mencapai 60% dari kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor,” ujarnya.

Giant

Dedie menyebutkan, kasus yang terjadi saat ini adalah dari proses swab test 1 minggu sampai 10 hari yang lalu. Mudah-mudahan dengan penerapan PSBB ketat di DKI dapat menurunkan potensi bertambahnya kasus. “Sudah melampaui target 1% dari populasi. Saat ini mendekati 11.500 spesimen yang sudah diproses,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, sempat beredar pesan berantai di layanan pesan WhatsApp yang menyampaikan tentang seluruh Giant area Bogor ditutup sementara setelah area managernya diakabarkan meninggal dunia diduga karena Covid-19.

Baca Juga: Awas! Giant Bogor Tutup 3 Hari Gegara Pegawainya Meninggal Positif Corona

“Jangan ke giant area Bogor, Botani, yasmin, cimanggis, dramaga. Krn pagi ini area mgr giant bogor meninggal krn covid. Dia keliling..krn area mgr. Awalnya daerah giant cimanggis yg positive. Giant akan di closed dulu,” tulis pesan tersebut.

Sementara itu, berasarkan pantauan Rabu (16/9/2020), sejumlah gerai Giant yang ada di Kota Bogor tak beroperasi. Pertama di Giant Yasmin, nampak tutup. Tidak ada aktivitas. Gerbang pun dikunci. “Ya, tutup lagi stok opname,” ujar salah satu satpam Giant Yasmin.

Kasus Corona Juga Sempat Terjadi di Swalayan Bangunan di Kota Bogor

Sebelumnya, kasus positif dan menjadi klaster penularan Covid-19 juga terjadi di salah satu swalayan bangunan di Kota Bogor pada 1 Juli 2020.

Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona menyebutkan total semua atau keseluruhan yang terpapar dan tertular Covid-19 dari Toko Mitra 10, 13 orang dari pegawainya dan dua dari kerabat atau ahli keluarga, artinya ada 15 orang.

Baca Juga: Milagros Salurkan Bantuan Covid-19 di Kota Bogor

Namun Retno mengatakan dari 13 karyawannya itu, lima diantaranya berdomisili di Kabupaten Bogor dan dia sudah mengkoordinasikan hal itu kepada pihak Gugus Tugas sana.

Adapun dua orang tambahan dari lingkup keluarga, tertular dari salah satu delapan pegawai Mitra 10 yang berdomisili di Kota Bogor.

“Sebab itu tim termasuk Detektif Covid-19 terus melacak, hingga hari tadi kami tes 185 orang yang berkaitan dengan Mitra 10,” kata Retno beberapa waktu lalu.

Pegawai
Ilustrasi Pegawai Giant Positif Covid-19

Padahal perhari ini adalah hari ke-14 dari ditemukannya atau terkonfirmasi Covid-19 di Mitra 10, artinya perintah penutupan sebab Covid dan disinfektanisasi area toko berakhir.

Baca Juga: Tiga Karyawannya Positif Covid-19, Toko Mitra 10 Bogor Diminta Tutup Selama 14 Hari

Namun sebab kembali ditemukan ada kasus baru dan pengetesan semua yang berinteraksi dan kontak dengan pasien Covid-19.

Maka belum ada keputusan kapan boleh kembali dibuka toko bangunan yang terletak di jalan baru Sholeh Iskandar, Tanah Sareal tersebut.

Penulis: Hari YD
Editor: Arihta Surbakti

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close