Berita UtamaNews

Pemkot Bekasi Bakal Tangkap Warga yang Bergerombol di Malam Hari

Wabah Corona

loading...

Bro,  Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bakal menindak tegas warga yang bergerombol atau nongkrong di luar rumah saat pandemi Covid-19 atau wabah Corona yang menerpa bangsa ini.

Pemkot Bekasi akan menangkap masyarakat yang membandel tersebut. Tindakan tegas ini untuk memberikan efek jera bagi mereka. Mereka akan dimasukan ke rumah singgah yang tidak jauh dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan selama satu malam. Kalau masih mengulangi lagi, maka akan dijebloskan ke penjara.

“Ada tindak lanjutnya (menangkap) pembatasan kegiatan hingga pukul 21.00 WIB. Kalau siang ditemukan bergerombol akan kami bubarkan, pasti,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melalui pesan singkat, Minggu (6/4/2020).

Tri mengatakan, mereka yang ditangkap akan dibawa ke rumah singgah yang tidak jauh dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan selama satu malam.

Menurutnya, penangkapan dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar mereka mematuhi aturan phyisical distancing (jaga jarak fisik) demi memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

“Ya itu yang udah malam masih nongkrong kami bawa ke sana (rumah singgah) selama semalam lalu kita lepas dikembalikan ke rumah. Intinya sebagai efek jera. Kalau berulang, ada tindak pidananya,” kata Tri.

Tri mengatakan, pihak Pemkot telah mensosialisasikan aturan tersebut ke masyarakat baik itu melalui media sosial hingga menyebarkan poster.

Pihak Pemkot bersama kepolisian makin rutin patroli ke setiap wilayah Bekasi Kota guna memantau pergerakan masyarakat.

“Sekarang kami sedang lakukan sosialisasi agar masyarakat tidak bergerombol dan tetap di rumah. Ini juga berlaku bagi masyarakat yang nongkrong di restoran,” ucap Tri.

Dia juga mengimbau agar orangtua hingga guru memantau anak-anak muridnya untuk tetap berada di rumah.

“Oleh karena itu diimbau kepada seluruh guru dan orangtua agar anaknya tetap di rumah,” imbuhnya.

Sumber: Kompas.Com

Penulis: Adi Kurniawan

Editor: Adi Kurniawan

 

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close