Berita UtamaBogorianNews

Puluhan Aparat TNI/Polri Dan Sat Pol PP Dikerahkan, Pemkot Bogor Ambil Alih Pasar TU kemang Bogor

Pengelolaan Pasar Oleh PT. Galvindo, Selama Ini Dinilai Amburadul.

loading...

BRO. Setelah tertunda 14 tahun lamanya, akhirnya Pemkot Bogor bersikap tegas mengambil alih Pasar TU Kemang Bogor dari PT. Galvindo Ampuh, Senin (17/5).

Puluhan aparat TNI/Polri dan Sat Pol PP serta unsur Forkopimda Kota Bogor dikerahkan guna mengantisipasi agar situasi dipasar tersebut tetap kondusif. Dan pengambil alihan operasional pasar TU, berjalan lancar tanpa ekses.

Sebelumnya dilakukan apel siaga tim gabungan, langsung dipimpin Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim selaku ketua TIM dan diikuti puluhan anggota TNI/Polri dan Sat Pol PP Kota Bogor termasuk Unsur Forkompimda Kota Bogor, di areal Pasar tersebut Senin (17/5).

Wakil Walikota Bogor, memimpin apel siaga terkait Pengambilalihan Pasar TU Kemang Bogor, Senin (17/5).Foto : SiBro

Bahkan sejumlah anggota Komisi I dan II DPRD Kota Bogor, ikut mendukung dan hadir dalam pengambil alihan Pasar TU kemang Kota Bogor.

Dihadapan peserta apel siaga Tim Gabungan itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyatakan Pengelolaan pasar rakyat hanya dapat dilaksanakan oleh pemerintah, sesuai dengan ketentuan perundang undangan.

” jadi hari ini (red.Senin, 17/5/2021), secara resmi, kita ambil alih pengoperasinalisasi pasar TU Kemang dibawah Tim yang dibentuk pemkot Bogor,”jelas Dedie

Untuk itu, secara khusus, Dedie Selaku ketua tim memerintahkan agar dinas Disperindag dibantu Perumda Pasar Pakuan, untuk segera bisa melaksanakan kegiatan operasional pasar TU.

Puluhan aparat TNIO/Polri dan Sat Pol PP dikerahkan untuk mengamankan jalannya pengambilalihan Pasar TU Kemang Bogor, Senin (17/5). Foto : SiBro

Bahkan Secara tegas Dedie juga meyakinkan dalam pengambilalihan operasional Pasar TU kemang , tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan karena langkah yang dilakukan Pemkot Bogor sesuai dengan koridor hukum.

“Jadi tidak perlu dikhawatirkan dalam pengambil alihan pasar TU ini,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkot Bogor Ambil Alih Pasar TU Kemang Bogor Dan Ultimatum PT.Galvindo Ampuh Hentikan Segala Pungutan kepada Pedagang

Sementara itu, Ketika menjawab pertanyaan sejumlah awak media, Wakil walikota Bogor, Dedie A Rachim menjelaskan pengambil alihan pasar TU Kemang ini terwujud , setelah tertunda 14 tahun lamanya dengan berbagai alasan dari pihak pengelola sebelummya PT Galvindo Utama.

Hal ini berdasarkan perjanjian kerjasama antara Pemkot Bogor dan PT. Galvindo Ampuh, yang sejatinya dilakukan pada tahun 2007, sehingga saat ini perlu menyampaikan kepada PT. Galvindo Ampuh agar mengembalikan pengelolaan dan menghentikan segala macam pungutan tersebut dengan batas waktu terakhir 17 Mei 2021.

Menurutnya, secara normatif, Pemkot Bogor masih menunggu niat baik PT Galvindo untuk melaksanakan langkah-langkah bersama menuju perbaikan Pasar TU Kemang.

Sejumlah anggota Komisi I dan II DPRD Kota Bogor,ikut hadir dalam kegiatan tersebut.Senin (17/5).Foto : SiBro

“Kita Ingin melihat niat baik pihak Galvindo, karena berbagai masalah masih bersinggungan dan bersentuhan satu dengan yang lain. Ini paling pokok dan penting yang kita laksanakan saat ini, ” tegas Dedie.

Dibagian lain, pengelolaan Pasar TU Kemang, selama ini dinilai amburadul.

“Lihat saja, lingkungan tidak tertata. Jalanan bolong dan becek, saluran air tersumbat bahkan sampah menumpuk. Hal-hal seperti ini kan tidak sehat, makanya Pemkot Bogor ikut campur menangani permasalahan di Pasar TU,” tegas Dedie usai meninjau sejumlah blok di pasar tersebut.

Selanjutnya, Pengelolaan Pasar TU kemang ini, operasionalnya dilaksanakan oleh Perumda Pasar Pakuan bersama Dinas UMKM dan Disperindag Kota Bogor, agar pasar tersebut lebih representatif.

Kepala Sat Pol PP Kota Bogor, Agustian Syah, menandatangani kegiatan pelaksanaan operasional disaksikan Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim , terkait pengambilalihan Pasar TU kemang Bogor, Senin (17/5).Foto : SiBro

“Paling tidak sampah bisa terangkut, genangan air limbah bisa diperbaiki termasuk penataan parkir bongkar muat dan kendaraan lainnya agar tidak terkesan semrawut. Ini semua bagian upaya revitalisasi Pasar TU Kemang,” Pungkas Dedie A Rachim.

Sementara pengambil alihan Pasar TU Kemang Bogor. selain ditandai dengan pemasangan papan nama pemberitahuan bahwa Pasar TU Kemang, pengelolaan operasionalnya diambil alih Pemkot Bogor, juga dilakukan aksi kebersihan termasuk pengerukan sampah disekitar lokasi pasar oleh tim pasukan kuning.

Editor : Azwar Lazuardy

 

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close