Berita UtamaBogorianNews

Teganya Ratusan Lansia Antri Vaksin Massal , Wali kota Bogor Geram Salahkan Halodoc

loading...

BRO. Ratusan lansia penerima dosis kedua vaksin di Kota Bogor, terpaksa rela antri berhimpitan, di lokasi vaksinasi massal Puri Begawan, Jumat (16/4), setelah pihak penyelenggara Halodoc mengalihkan lokasi  sistem drive thru ke lokasi tempat tertutup Puri Begawan.

Antirian panjang ratusan lansia di tempat vaksinasi massal di Puri Begawan, terjadi sejak pukul 08.30 Wib. Mulai dari tempat pendaftaran hingga mengular ke lokasi parkir gedung dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan.

“Kok tega ya dan gak habis pikir, masa orang tua harus tunggu begini lama sambil berdiri,” keluh Elyana (58 ) warga Kebon Pedes, ketika dirinya ikut antri untuk mendapatkan vaksinasi kedua, Jum’at (16/4)

Menurutnya,  dua hari lalu dirinya menerima pesan dari pihak penyelenggara Halodoc bahwa vaksinasi dialihkan ke lokasi tempat tertutup Puri Begawan. Bahkan Elyana juga merasa heran vaksinasi lansia dipindahkan ke lokasi tertutup yang sebelumnya drive trhu di GOR Pajajaran.

Mendapat kabar itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya langsung melakukan sidak dan mengaku geram melihat lansia diperlakukan berbaris mengantri.

“Bagaimana ini, masa para lansia disuruh pada berdiri begini. Cari kursi, pasang di sini,” ujar Bima dengan nada kesal.

Diduga membludaknya massa di lokasi vaksin lantaran adanya penerima vaksin drive thrue Halodoc dan penerima vaksin massal Dinas Kesehatan.

Bima Arya yang ditemui di sela sidak, mengatakan kerumunan para lansia disebabkan penyelenggara vaksin Halodoc semula dilakukan drive thue dialihkan ke lokasi vaksinasi massal dinas kesehatan di Puri Begawan.

“Saya juga heran kenapa Halodoc-nya pindah ke gedung. Jadi membludak,”katanya.

Sebenarnya ,kapasitas tempat vaksinasi sangat memadai dengan rata-rata 200 hingga 300 orang setiap jamnya. Hanya saja, ketika penerima vaskin yang berjumlah di atas seribu pada waktu bersamaan otomatis terjadi antrean.

“Halodoc itu dia informasi dadakan bahwa dipindah ke sini dan di sini pun disatuin semua,” pungkas Bima.

Editor : Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close