Berita UtamaBogorianaNews

Sadis dan Biadab, Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Bogor Terancam Hukuman Mati

“Motif pelaku membunuh korban mantan kekasihnya itu karena dendam dan sakit hati lantaran korban mempermalukannya di hadapan temannya,” ungkap Kapolresta Bogor Kota, Kombes (Pol) Bismo Teguh Prakoso, dalam konprensi pers  kepada wartawan, Selasa (12 /12).

BRO. KOTA BOGOR – Pelaku pembunuhan sadis terhadap  mahasiswi  Nindri Putri Ma’rifa  gadis berusia 19 tahun yang diakui mantan  kekasihnya  itu  terancam hukuman mati. Pelaku Devid Ai Lesmana (DA) usia 20 tahun nekad menghabisi  nyawa  Nindri, warga Pamijahan Kabupaten Bogor  dengan tusukan  pisau belati  disekujur tubuhnya hingga tewas bersimbah darah , setelah dikencani  disebuah Apartemen ‘Bogor Icon’ , Cimanggu Tanah Sareal , Kota Bogor, pada Jum’at  (8/12).

“Motif pelaku membunuh korban mantan kekasihnya itu karena dendam dan sakit hati lantaran korban mempermalukannya di hadapan temannya,” ungkap Kapolresta Bogor Kota, Kombes (Pol) Bismo Teguh Prakoso, dalam konprensi pers  kepada wartawan, Selasa (12 /12).

Menurutnya , kasus pembunuhan ini tertungkap setelah  ditemukannya seorang wanita muda tewas bersimbah darah, di sebuah kamar 603, Apartemen Bogor Icon, pada Jum’at. (8/12).

Atas laporan tersebut, Tim Reskrim Polresta Bogor, melakukan olah TKP dan mengevakuasi  jenazah ke RS. Polri  Kramat Jati untuk dilakukan visum.

Kapolresta Bogor Kombes Bismo Teguh Prakoso dalam konprensi Pers, Selasa (12/12). Foto : SiBro

“ Setelah  dilakukan penyelidikan dan penyidikan serta  meminta keterangan berbagai saksi, Pelaku Devid  yang  bekerja sebagai tukang potong kayu  akhirnya diringkus tanpa perlawanan dirumahnya di Leuwisadeng, Bogor Barat, Senin ( 11/12) malam,” ujar Kombes Bismo

Peristiwa pembunuhan sadis itu, bermula korban Nindi bersama pelaku Devid  sepakat  bertemu disebuah Kafe di Perumahan Citah, Cibungbulang, Bogor Barat ,Kabupaten Bo gor, pada Kamis (7/12) malam. Kemudian sepasang kekasih itu berkencan di sebuah Apartemen Bogor Icon, di Kawasan Cimanggu Tanah Sareal,  Kota  Bogor.

Keesokan harinya, usai mandi pagi, korban langsung dibantai oleh pelaku  dengan pisau belati yang sengaja dibawa pelaku untuk menghabisi kekasihnya.

“ Ditubuh korban ditemukan tujuh luka tusukan pada bagian dada,  perut dan leher korban,” jelas Kapolresta Kombes Bismo.

Usai menghabisi korban, pelaku berusaha menyembunyikan korban di bawah ranjang  kamar tersebut. Pelaku pun meninggalkan apartemen dengan menggunakan motornya .

“ Sehari kemudian, petugas (House keeping) Apartemen itu , mencium aroma bau tak sedap dan melihat sesosok mayat tergeletak di bawah (kolong) tempat tidur dan melaporkannya ke Polsek Tanah Sareal yang tak jauh dari TKP,” katanya

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa  baju korban  dan sprey yang  berlumur darah serta HP serta  motor pelaku

Akibat perbuatan pembunuhan sadis itu, pelaku terancam hukuman mati sesuai dengan pasal 340 KUHPidana tentang  pembunuhan berencana.

Untuk diketahui, berselang seminggu  sebelumnya peristiwa pembunuhan terhadap kekasihnya juga terjadi  disebuah Hotel  PN  Bogor. Pelaku Alung tega menghabisi nyawa  kekasihnya dengan cara membekap mulut dan menggigit hidung hingga korban tewas, setelah berkencan  di kamar hotel tersebut. (bogornetwork.com 5/12)

“Kami menghimbau agar para orang tua lebih mengawasi anak gadisnya  apabila sudah larut malam belum pulang kerumah dan segera melaporkannya ke polsek terdekat,” pungkas Bismo.

Editor  : Adjet

Show More

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button