Bogorian

Ade Yasin akan Resmikan RS Pusat Isolasi Covid-19 di Kemang

Fasilitas 44 Kamar dengan 168 Kasur, Pemkab Bogor Gelontorkan Rp 17 Miliar

loading...

BRO. Bupati Bogor, Ade Yasin akan meresmikan Rumah sakit darurat atau Pusat Isolasi Covid 19 Kabupaten Bogor di Jalan Raya Parung, Kemang, Kabupaten Bogor pada Senin (18/5/2020),pukul 15.00 WIB. Pusat Isolasi Covid 19 Kabupaten Bogor ini menggunakan Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri.

Adapun untuk mempersiapkan peralatan kedokteran dan kesehatan, Pemkan Bogor menganggarkan Rp 17 miliar dari Biaya Tak Terduga (BTT). Fasilitas Pusat Isolasi di Gedung BPSDM ini memiliki 44 kamar dengan 168 kasur.

Pemanfaatan fasilitas Kementerian Dalam Negeri tersebut dilakukan karena Ruang Isolasi di rumah sakit milik daerah di Kabupaten Bogor sudah penuh. Bahkan, banyak pasien positif covid 19 yang dirawat di rumah sakit di DKI Jakarta.

“Senin sore (18/5) Bupati Bogor Ade Yasin akan meresmikan Gedung Pusat Isolasi Covid 19 Kabupaten Bogor yang lokasinua di Gedung BPSDM Kementerian Dalam Negeri di Jalan Raya Parung, Desa dan Kecamatan Kemang,” ujar Juru bicara Tim Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah Dwikorawati kepada wartawan, Ahad (17/5/2020).

Baca juga : Ade Yasin Prihatin Pelaku Usaha di Kabupaten Bogor Cuma Ongkang-ongkang Kaki

Wanita lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menambahkan sejak Kamis (26/3) lalu, Gedung BPSDM Kementerian Dalam Negeri secara perlahan ‘disulap’ oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU – PR) Kabupaten Bogor.

“DPU – PR yang menyiapkan fisik dari Pusat Isolasi Covid 19 lalu untuk perijinan dan perekrutan tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat itu yang menyiapkan Dinas Kesehatan. Ratusan tenaga kesehatan ini nantinya akan menjadi pegawai dan bukan hanya relawan semata,” tambahnya.

Terpisah, Mike Kartalina selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor ini menuturkan bahwa 28 orang dokter umum, 8 orang dokter spesialis dan 212 tenaga kesehatan lainnya siap bertugas di Pusat Isolasi Covid 19 Kabupaten Bogor.

“Sesuai target kami, maka Pusat Isolasi Covid 19 Kabupaten Bogor akan diresmikan dan untuk pelayanannya sedikitnya 28 orang dokter umum, 8 orang dokter spesialis dan 212 tenaga kesehatan lainnya yang telah kami rekrut,” tutur Mieke.

Baca juga : UPDATE : Delapan PDP Covid-19 Kabupaten Bogor Meninggal, Enam Orang Asal Bogor Barat

Ia menerangkan untuk merekrut dokter spesialis, dokter umum, perawat dan tenaga kesehatan lainnya jajarannya pun sudah bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

“Untuk mempermudah perekrutan tenaga dokter umum, dokter spesialis dan perawat kami akan meminta bantuan IDI, PDPI dan PPNI untuk ikut menseleksinya,” terangnya.

Mike menjelaskan jumlah kamar di Gedung BPSDM Kementerian Dalam Negeri ada 44 kamar dengan jumlah ranjang atau kasur sebanyak 168 buah, namun karena rumah sakit darurat penangganan virus corona ini harus sesuai protokol kesehatan maka jumlahnya akan dikurangi.

“Sesuai protokol kesehatan jumlah ranjang atau kasur di setiap ruang isolasi atau rawat inap kan terbatas atau jarak minimalnya 2 meter hingga jumlah kasur akan berkurang menjadi 103 buah sementara jumla kamar tetap 44 buah,” jelas Mike.

 

Penulis : Irawansyah
Editor   : Arie Surbakti

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close