BisnisBogorianNews

Bima Arya ke Pasar Jambu Dua Bogor, Ada Apa ?

Suara Pedagang Kiki : Sekarang Giliran Ada kejadian kebakaran, Pemkot Bogor Berbondong - Bondong Datang Kesini. Selama ini Pemkot Kemana Ajah ? Ada Kejadian , Baru Pada Datang !

BRO. KOTA BOGOR – Pasca Kebakaran belasan kios di Pasar Jambu Dua,Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya sigap bergerak cepat melakukgan Inspeksi mendadak untuk mengetahui  kondisi pasar termasuk keberadaan ratusan pedagang pasar tersebut. Rabu (15/6/2022).

Dalam Inspeksinya Bima Arya melihat langsung kondisi Pasar jambu Dua yang tidak layak termasuk sistem instalasi listrik PLN yang mengancam keselamatan pedagang maupun pembeli dipasar itu..

Pasar Jambu dua kebakaran. 15 kios hangus Senin (13/6) subuh. Foto : SiBro

“ Pasar ini dalam perencanaan untuk di tata. Intinya pasar ini sudah tidak layak, sudah sangat bahaya. Jadi, kita akan koordinasikan langkah-langkah perencanaan berikutnya disini,” ungkap Bima Arya usai inspeksi Pasca Kebakaran di Pasar Jambu Dua, Rabu (14/6/2022)

Baca Juga   : Bima Arya Siap-siap Lari ke DKI

Kebaksrsn Pasar Jambu Dua Bogor, belasan kios hangus ., Senin (13/6) Foto : Dok.SiBroMelihat kondisi memprihatinkan sebuah pasar yang dikelola Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Kota Bogor, Bima pun mengaku bertanggungjawab dengan kondisi pasar sangat tidak layak. Untuk itu Pemkot Bogor berencana merevitalisasi pasar Pasar Jambu Dua tahun ini.

Sementara Inspeksi walikota Bima Arya, ke Pasar Jambu Dua ditanggapi dingin oleh sejumlah pedagang di sana. Salah seorang pedagang Pasar Jambu Dua Kiki ditemui bogornetwork.com, menyatakan tidak menjadi kegembiraan  dirinya maupun pedagang lainnya bahkan merasa prihatin atas kondisi pasar Jambu dua saat ini pasca kebakakaran .

Baca Juga   :Hari Ini, Jokowi Reshuffle Kabinet, Bima Arya : PAN Siapkan Kader Terbaik

Terkait  rencana revitalisasi Pasar Jambu Dua, Kiki menyebut kondisi pasar seperti ini sebenarnya sudah lama dirasakan pedagang dan terkesan Pasar Jambu ini seperti di abaikan. Padahal lokasi dan luasannya lahanya sangat cocok untuk dipakai para pedagang.

Beginilah kondisi belasan kios yang terbakar di Pasar Jambu Dua Bogor, Senin (13/6) subuh. Foto : SiBro

” Ya sekarang cuma dipakai bedeng – bedeng untuk pedagang, dan juga ada tempat cuci potong ayam. Sayang aja, klo tidak dimanfaatkan,” ujar Kiki.

Kiki juga mengatakan, sekarang baru Pemkot Bogor berbondong – bondong datang kesini, itu juga habis kebakaran.

” Ya kemarin – kemarin kemana aja, ada kejadian kebakaran, baru pada datang,” cetusnya.

Sebelum direvitalisasi, Bima Arya akan melihat seperti apa perencanaannya dan berapa jumlah pedagang yang akan menempatinya. Namun, untuk sementara ini pedagang yang kiosnya terbakar akan dimasukan ke Blok B Pasar Jambu Dua.

“Saya ingin lihat perencanaannya seperti apa. Kita ingin sesegera mungkin direvitalisasi,” cetus Bima

Bima juga memastikan ke depan setelah direvitalisasi pasar ini tidak hanya digunakan pedagang eksisting, tapi juga bisa menjadi tempat relokasi pedagang-pedagang lain yang ada di Kota Bogor.

“Ini kan idle (menganggur) yah, lahan yang tidak maksimal penggunaannya. Jadi, semuanya akan ditata. Semua yang tercatatkan di aset Pemkot akan direvitalisasi dan akan dibangun. Seharusnya bukan hanya pedagang eksisting tapi juga bisa jadi tempat relokasi pedagang-pedagang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Kota Bogor, Muzakkir menyebutkan, ada 15 kios yang terbakar. Untuk sementara mereka akan direlokasi ke dalam Pasar Jambu Dua.

Muzakkir menilai, usia dari Pasar Jambu Dua sudah lebih dari 30 tahun. Bahkan, dari sisi kelistrikan, saluran pembuangan sudah tidak layak dan rawan banjir, sehingga harus segera dilakukan pembenahan.

“Insya Allah tahun ini (proses revitalisasi). Kita lagi proses pendataan berapa pedagang disini, pedagang mana saja yang bisa digabungkan atau dimasukan kesini. Yang pasti disini ada lahan kita 6.500 (meter persegi) dan lahan Pemkot 7.000 (meter persegi). Jadi ada sekitar 1,3 hektar,” sebutnya

Penulis : DODY
Editor    : Adjet

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close