Bogorian

Ditangani Protokol Covid-19, Polisi : Pedagang Meninggal di Pasar Cibinong Akibat Serangan Jantung

loading...

BRO. Peroses evakuasi jasad seorang pedagang yang ditangani petugas medis lengkap Alat Pelindung Diri (APD) dengan standar penanganan kasus Corona Virus Disease (Covid-19) di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor dipastikan akibat serangan jantung.

Kapolsek Cibinong, Kompol Yudi Kusyadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang pedagang strawberry yang meninggal saat berjualan di emperan toko. Namun ia membantah terkait beredarnya informasi tentang pedagang yang meninggal itu berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19.

Baca Juga : Geger! Evakuasi Jasad Pedagang dengan Protokol Covid-19 di Pasar Cibinong

“Waduuuuh ODP dari mana ya brader. Kalau pake APD itu bagian dari protokoler atau SOP (Standard Operational Procedure),” kata Kompol Yudi kepada Si Bro, Sabtu (23/05/2020).

Pihaknya kembali menegaskan bahwa pedagang strawberry itu meninggal karena serangan jantung dan tidak ada hubungannya kasus Covid-19 dengan status ODP.

“Iya tadi banyak yang rekam. Biasa ingin paling yang sok tahu kali ya. Padahal enggak tau apa-apa juga, wong mereka jauh,” ucapnya.

Baca Juga : UPDATE : Kasus Baru Positif dan PDP Meninggal Terkait Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah 1 Orang

Ia mengungkapkan, pedagang tersebut meninggal akibat memiliki riwayat jantung. Di tambah lagi, berdagang tak mengenal waktu siang dan malam. Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat menjaga perasaan keluarga dengan tidak mengomentari kondisi warga yang meninggal dengan dikaitkan Covid-19.

“Betul sekali, orang-orang yang enggak  mau menjaga perasaan korban. Padahal yang bersangkutan itu lagi mencari nafkah untuk keluarga apalagi menjelang lebaran ya,” imbaunya.

Penulis : Muhammad Aprian Romadhoni
Editor : Hari YD

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close