BogorianNewsPolitika

DPRD Ingatkan Pemkot Bogor Cepat Tanggap Dalam Penanggulan Bencana dan Maksimalkan Anggaran BTT untuk Korban Bencana

BRO. KOTA BOGOR  –  Pemkot Bogor diminta untuk cepat tanggap  dalam penanggulangan siaga bencana dengan penggunaan anggaran BTT secara maksimal  agar masyarakat yang terdampak bencana bisa memanfaatkan bantuan dengan cepat.

“Jangan sampai anggaran yang sudah disiapkan menjadi SILPA karena kita tidak tanggap, apalagi kita juga sudah menyiapkan BTT yang cukup tinggi. Sekaligus proses birokrasi yang ada perlu dipangkas dan dipermudah mengingat kondisi kita yang saat ini tengah siaga bencana, agar masyarakat bisa mendapatkan intevensi dengan cepat,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Said Muhamad Mohan ketika  menghadiri rapat siaga bencana  yang dipimpin langsung oleh Wali Kota, Bogor Bima Arya, di halaman Institut BPJS Ketenagakerjaan, Jumat (14/10).

Mohan juga mengingatkan kepada jajaran Pemerintah Kota Bogor bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana sudah diatur dan diamanatkan didalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2018.

Bogor Berduka Dikepung Bencana, Seorang Polisi Tewas dan Tiga Korban Lainnya Tertimbun Longsoran Tanah

“Kita punya perda nomor 1 tahun 2018 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana. Nah ini guidance sebetulnya jelas pak wali, kita tinggal buka lagi apa saja yang menjadi kewenangan pemerintah kota, disitu kita harus tanggap,” ujar Mohan.

Walikota Bima Arya menggelar rapat siaga bencana , di halaman Institut BPJS Ketenagakerjaan, Jumat (14/10). Foto : Humpropub/SiBro

Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Kota Bogor, Mohan , juga menginformasikan kepada Wali Kota bahwa BTT untuk APBD Perubahan 2022 mengalami kenaikan signifikan. Sehingga untuk melakukan penanggulangan bencana bisa lebih leluasa dan memaksimalkan anggaran yang ada.

Terakhir, Mohan mengingatkan kembali Pemerintah Kota Bogor untuk menindaklanjuti SK bencana yang sudah dikeluarkan oleh BPBD agar masyarakat yang terdampak bencana bisa segera mendapatkan intervensi APBD. Mengingat masih banyak SK bencana yang dikeluarkan sejak Agustus belum ditindaklanjuti.

“Masih banyak yang belum terintervensi bencana-bencana yang sudah terjadi pada Agustus dan September. Nah sekarang masuk lagi kita. Ini perlu kerjasama semua pihak, mulai dari wilayah dan dinas teknis dan kami dari DPRD akan mendukung penuh pemkot bogor untuk mempercepat akselerasi tersebut,” pungkasnya.

Editor   : Adjet

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close