BogorianCampusianaNews

Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unpak Bogor Gali Potensi Para Alumni

BRO. KOTA BOGOR – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Pakuan (IKA FH UNPAK) gelar reuni akbar temu kangen para alumni FH Unpak dari lulusan tahun 1980 sampai dengan tahun 2018, acara dilaksanakan pada Minggu (11/12/2022).

Sehari sebelumnya Sabtu, 10/12 acara Mubes IKA FH UNPAK juga dilakukan, dan terpilihlah secara aklamasi Agus Ridhallah sebagai ketua IKA FH UNPAK periode 2023 – 2027.

Agus Ridho biasa disapa mengatakan, acara temu kangen alumni FH Unpak yang penting sekarang ini kita berbenah dulu. Karena memang kita sudah cukup lama stagnan karena pandemi tidak melakukan reuni.

“Pertama saya punya optimisme tinggi, itu karena pada saat Mubes dan temu alumni begitu antusiasnya teman-teman alumni yang hadir. Kemudian yang kedua kita memiliki data,” ujarnya.

Agus Ridho juga mengungkapkan, katakanlah potensinya ada 11.200 lulusan almuni Fakultas Hukum yang sekarang tersebar di seluruh Indonesia. Ini merupakan potensi, mereka bergerak diberbagai bidang baik itu pemerintah, lawyer, TNI/Polri dan lainnya.

Kemudian lanjutnya, yang terpenting itu adalah bahwa kita harus memiliki visi misi ke depannya yang kita coba bagaimana potensi ini bisa terberdayakan.

Melalui silaturahmi ini, Agus yakin setiap angkatan itu, kita harus memilki ketua angkatan sehingga berbagai kegiatan ataupun informasi terkait alumni itu lebih mudah disampaikan

“Nah ini masih tercecer, karena belum ada yang menginisiasi. 40 angkatan saya pikir kita harus mampu bentuk semua. Semua angkatan kita bentuk sehingga nanti semua memiliki pengurus IKA di level komisariat sesuai dengan anggaran dasar,”ujarnya

Lantas kontribusi apa yang kita bisa berikan kepada lembaga? Olehkarenanya, kata Agus IKA FH ini juga harus berkontribusi terhadap kemajuan lembaga khususnya Fakultas Hukum.

Ridho berharap kedepannya akan terus mengembangkan potensi-potensi yang ada, dan dengan banyaknya sekarang yang sudah berkiprah di tingkat nasional dan lokal nanti akan mendorong agar mereka lebih banyak berperan.

“Intinya saya saat ini memulai dari konsolidasi dulu, karena organisasi itu yang paling penting adalah bagaimana kita membangun sebuah struktur yang bagus dulu di dalamnya. Mulai regulasinya kita benahi, kemudian SDM (Sumber Daya Manusia) nya dan strukturnya kita benahi. Kita sekretariat aja belum punya, itu menjadi PR juga,” pungkasnya.

Penulis : Fauzi Ozie
Editor   :  Adjet

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close