BogorianNewsPolitika

Keputusan Mahkamah Partai ; M. Rusli Prihatevy, Sah Sebagai Ketua Golkar Kota Bogor

Rusli ; Semua Harus Fatsun Putusan Mahkamah Partai Untuk Tetap Bersatu

loading...

BRO. Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor. M. Rusli Prihatevy mengajak kader Golkar kembali bersatu dan menjalankan roda organisasi, pasca keputusan Mahkamah Partai yang menolak sepenuhnya gugatan dan menyatakan Rusli sah sebagai ketua hasil Musda X DPD Partai Golkar Kota Bogor.

“Hasil gugatan ini bukan semata soal menang atau kalah,justru ini jadi momentum untuk kita bersatu. Kita satu untuk bersama,” ungkap Rusli kepada bogornetwork.com , Selasa (29/12)

Menurutnya, seluruh elemen dari mulai pengurus, pimpinan kecamatan dan pimpinan kelurahan harus seiring sejalan, tak terkecuali Hastakarya.

M. Rusli Prihatevy, terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Kota Bogor, pada Musda ke-10 DPD Partai Golkar Kota Bogor, di Hotel Sahira Bogor .(29/8/2020) Foto ; Dok SiBro

Sementara Mahkamah Partai Golkar, dalam menentukan keputusan , melakukan empat kali persidangan.

Baca Juga : Kader Golkar, M Rusli Prihatevy, Blusukan Datangi Korban Banjir Akibat Proyek Double Track.

Agenda diawali pemeriksaan pendahuluan pada 16 September 2020, dilanjutkan sidang mediasi pada 23 September 2020.

Mahkamah Partai, Selanjutnya melakukan sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, pada 2 Oktober 2020.

Hari ini, Selasa (29/12), Mahkamah Partai, menetapkan sidang putusan.

Pada sidang terakhir tersebut, Mahkamah Partai memutuskan menolak sepenuhnya gugatan. Dengan demikian Mahkamah Partai menyatakan M. Rusli Prihatevy, sah sebagai ketua hasil Musda X DPD.Partai Golkar Kota Bogor.

Setelah terpilih menjadi ketua DPD Golkar, hasil Musda X Partai Golkar Kota Bogor, memang Rusli tak bisa berbuat banyak. Roda organisasi tak bisa berjalan sempurna. Sebab ada gugatan hasil Musda ke Mahkamah Partai.

Baca Juga :Aksi Sosial Jum’at & Berbagi ;  Golkar Kota Bogor Bagikan 100 Paket Sembako Untuk Warga Panaragan

Begini ceritanya , usai terpilih pada musda, Rusli yang juga ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bogor, lebih menahan diri, setelah adanya gugatan yang juga datang dari kader Golkar Kota Bogor terhadap hasil Musda.

“Ini dinamika partai yang kala itu masih belum stabil,’ujarnya.

Meski demikian, Rusli sebagai kader Golkar, tetap konsisten dan memantau keberlangsungan partai termasuk proses gugatan yang dimainkan salah seorang kader karena merasa tak puas dengan hasil Musda Golkar Kota Bogor.

“Saya diam, bukan berarti saya tidak peduli. Justru agar situasi partai biar lebih kondusif. Jadi bukan berarti saya tidak peduli. Saya yakin dan percaya, kader Golkar Kota Bogor cukup dewasa dalam menyikapi persoalan ini,”ungkapnya

Diakuinya, hampir selama empat bulan lamanya, mesin partai sempat terhenti . Padahal seharusnya dalam periode itu, organisasi sudah bergerak dengan beragam konsolidasi.

Sekali lagi, Rusli mengajak kadernya tanpa terkecuali untuk tetap bersatu untuk memajukan partainya.

“Untuk itu, Semua harus fatsun putusan Mahkamah Partai untuk tetap bersatu dan kita untuk bersama,” pungkas Rusly

Penulis : Iduy.YD
Editor : Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close