BogorianKomunitasNewsPendidikanPolitika

KPAD Kabupaten Bogor Harus Optimal Lindungi Hak Dasar Anak.

Erwin Suriana ; Perlu Ada Trauma Healing, Bagi Anak Korban Covid-19

loading...

BRO. Keberadaan Komisi Perlindungan Anak Daerah-KPAD Kabupaten Bogor , saat ini dinilai belum optimal dalam mengatasi dan melindungi hak dasar anak.

Menurut Drs.Erwin Suriana.M.Si, komisioner terpilih,kepada bogornetwork.com (12/10), kehadiran KPAD Kabupaten Bogor sudah tidak bisa lagi berpangku tangan sebagai lembaga pengawas dan fasilitator, melainkan harus mampu memberikan solusi yang komperhensif.

” Dia (KPAD), harus mampu memberikan solusi yang komperhensif dari sejak anak dalam kandungan,” jelasnya

Selama ini , Erwin Suryana menilai banyak persoalan KPAD yang harus dibenahi. selain konsolidasi internal , KPAD juga harus melakukan koordinasi dengan seluruh elemen perlindungan anak untuk mendapat masukan tambahan.

Baca Juga : Dua Srikandi Asal Leuwiliang Terpilih Jadi Komisioner KPAD Kabupaten Bogor

Dengan demikian sedikitnya tiga hak dasar anak menjadi pantauan KPAD di antaranya, hak agama, pendidikan dan hak untuk menjalani hidup sehat.

Dalam pemikirannya, Erwin Suryana, sebagai komisioner terpilih, ada 6 point yang harus segera dilakukan, ketika dirinya resmi dilantik sebagai bersama komisioner lainnya.

Persoalan anak memang tidak bisa hanya dilihat kasus per kasus. Untuk itu, perlu ada penguatan perlindungan anak dari mulai keluarga dan lingkungan setempat.

Begitu juga pentingnya regulasi yang jelas untuk status anak dari pernikahan siri.

“Status anak nikah Siri,  harus ada kepastian terhadap perlindungan dan status anak yang bersangkutan,”katanya

Persoalan anak jalanan pun menjadi perhatianya. Erwin yang sempat menjadi Juru Bicara Pemkab Bogor itu, hanya bisa mengusulkan peran pemerintah daerah harus lebih dioptimalkan.

Bahkan panti-panti asuhan yang sehat dan ramah anak sangat diperlukan agar anak dapat memenuhi hak dasar anak.

Baca Juga : Apresiasi Tangani Covid-19 di Kota Bogor, Pemkot Alokasikan PPDB Jalur Khusus Anak Tenaga Medis

Sedangkan point penting lainnya adalah ruang publik Untuk edukasi anak harus diperbanyak.

Point terakhir, menurutnya penyedian psikolog anak di semua Kecamatan harus ada.

” Berbagai persoalan anak yang ada di masing-masing kecamatan, bisa cepat terditeksi agar ada solusi yang komperhensif,” katanya.

Menyinggung di tengah pandemi Covid-19 saat ini , Erwin juga sangat sependapat, perlu ada Trauma Healing, bagi anak korban covid-19 termasuk orang tuanya yang meninggal akibat terpapar Virus Corona.

” Trauma Healing ini penting, untuk membangun kembali Asa yang hilang akibat Covid-19,”cetusnya

Dibagian lain, terkait penanganan gizi buruk dan stunting yang sudah menjadi ranah Dinkes, menurutnya,KPAD harus ikut mendorong bila perlu ada satgas anak di Kecamatan.

ke sembilan Komisioner terpilih KPAD Kabupaten Bogor, periode 2020-2025, yang akan dilantik Bupati Bogor Ade yasin sebagai berikut :

1. J Yopie gilalo SH, MM
2. Waspada, MM
3. Andika Rahman,SS,M.Si
4. Sofian,SE
5. Wita Astuti,SE
6. Drs.Erwin Suriana,M.Si
7. Hendra Bachtiar, E
8. Asep Saepudin, S.Pdi
9. Heni Rustiani, M.Pd.

Penulis  :   Azwar Lazuardy
Editor    :   Arihta U. Surbakti,

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close