BogorianBerita UtamaBisnisNews

Limbah Rumah Potong Ayam di Pondok Rumput Cemari Kali Cibalok

loading...

BRO. Pemerintah Kota ( Pemkot) Bogor berencana memindahkan sentra rumah potong ayam yang selama ini berada di pemukiman warga Pondok Rumput, Kelurahan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Nantinya Sentra Rumah Potong Ayam yang berada pemukiman warga , akan dipindahkan ke Rumah Potong Ayam (RPA) berdeketan dengan Rumah potong Hewan (RPH), yang higines dan ramah lingkungan ,di kawasan Bubulak Bogor Barat,”ungkap Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim usai mengomandoi gerakan Kebersihan  Kali  CiBalok Minggu (27/12).

Dengan demikian, tahun 2022 mendatang, rencananya Sentra Rumah Potong Ayam di Pemukiman warga akan dipindahkan ke Bubulak.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, sempat prihatin melihat aliran kali Cibalok, dikotori limbah kotoran ayam potong . Bahkan Dedie A Rachim sempat mendatangi sejumlah rumah sentra potong ayam yang diduga kuat membuang limbah kotoran ayam ke aliran kali tersebut.

Baca juga : Lurah Kebon Pedes Kota Bogor Akhirnya Kembalikan Uang Pungutan PTSL. Warga Silahkan Klaim ke Kantor Lurah

keberdaaan mereka saat ini tumbuh subur berada di pinggiran kali Cibalok. Selain limbah kotoran ayam potong dibuang ke aliran kali, keberadaan mereka juga mengganggu ketenangan warga di sana. Sebab aktifitas pemotongan ayam dilakukan dini hari.

“Para pekerjanya sering membunyikan musik terlalu kencang dengan irama musik house pantura sehingga sangat mengganggu ketenangan warga sekitar yang tengah beristirat,”keluh Imam warga gang Nila yang persis berada berdekatan dengan rumah potong ayam.

Wakil Walikota Dedie A Rachim komandoi warga untuk melakukan kebersihan aliran Kali Cibalok, Pondok Rumput Kebon Pedes Kota Bogor (27/12).Foto.Si Bro

Menurut warga lainnya, sekitar 15 tahun lalu keberadaan rumah potong ayam tidak sebanyak sekarang. hanya ada satu hingga 3 rumah yang menjadi rumah potong ayam . Namun saat ini, rumah potong ayam hampir 25 rumah potong ayam yang sebagian berada di pinggiran kali Cibalok.

“kalau siang hari , bau busuk terasa menyengat ketika melintas di kampung Gamblok maupun Jalan Manunggal Jaya,”ujar Bojang

Bahkan beberapa warga terpaksa menjual rumahnya dan pindah akibat ketidaknyamanan terkait polisi bau limbah ayam potong.

Baca Juga :GOR Pajajaran Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat, Akibat Kasus Positif Covid-19 Di Kota Bogor Terus Meningkat

Mendengar keluhan warga, Dedie A Rachim yang tadinya bersama warga di sana melakukan kerja bakti membersihkan Kali Cibalok, langsung memberikan instruksi kepada lurah Kebon Pedes dan Camat Tanah Sareal agar mengawasi keberadaan rumah potong ayam untuk tidak membuang limbah ke kali.

“aktivitas potong ayam, agar tidak mengganggu kenyamanan warga ditengah malam dan tidak menimbulkan bau polusi udara,”tegas Wakil Wali Kota Dedie A Rachim kepada pengurus Sentra rumah ayam potong.

Menurut Dedie, Pemkot Bogor tengah membangun Rumah Potong Ayam (RPA ) yang letaknya berdekatan dengan Rumah Potong Hewan (RPH) di Bubulak Boogor Barat.

Dengan demikian , tahun 2022 mendatang, Sentra Rumah Potong Ayam di Pemukiman warga akan dipindahkan ke Bubulak.

“Ya, nanti kita buat Perda yang mengatur tentang kawasan pemukiman yang tidak boleh ada kegiatan usaha yang seperti rumah potong ayam,”pungkas Dedie.

Dedie meminta warga  baik yang berada di bantaran kali atau bukan,  tidak membuang sampah  ke kali atau bantaran sungai, dan warga pun harus peduli terhadap pelestarian lingkungan sungai tetap terjaga.

Sementara ketua Sentra Rumah Potong Ayam , Sony mengaku sudah melarang anggotanya untuk membuang limbah kotoran ayam ke kali Cibalok. Begitu pula senantiasa menjaga kenyamanan lingkungan sekitar.

“Kami akan tempatkan kamera CCTV di sepanjang kali, agar yang membuang limbah akan termonitor,”janjinya dihadapan Wakil Walikota Dedie.A Rachim.

Sekedar informasi kampung Kebon Anggrek Lebak atau Kampung Gamblog dan Manunggal Jaya, sudah dikuasai pemilik rumah potong ayam yang lokasinya berada di bibir Kali Cibalok.

Keberadaan rumah potong ayam di pemukiman warga, setiap malam mereka melakukan pemotongan ayam untuk dijual di sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor.

Penulis  : Azwar
Editor   : Arie Surbakti

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close