BogorianNews

PSBB Berakhir, Pemkot Bogor Segera Terbitkan Aturan New Normal

loading...

BRO. Menyusul terbitnya aturan panduan normal baru atau new normal berupa Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020, Pemkot Bogor segera menerbitkan aturan turunannya setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 3 berakhir.

“Sore ini kita baru memutuskan apakah PSBB tahap 3 diperpanjang atau tidak. Namun kemungkinan besar menyesuaikan dengan Kota Depok dan Bekasi yakni mengambil Pergub PSBB Jawa Barat sebagai transisi ke tanggal 29 Mei 2020 sebagai batas akhir tanggap darurat nasional Corona,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat dikonfirmasi, Selasa (26/05/2020).

Terkait dengan persiapan paska PSBB yang dilanjutkan dengan perlunya aturan tentang tatanan kehidupan baru atau new normal di Kota Bogor, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat.

“Sebaiknya konsep dan implementasi tentang normal baru itu ditetapkan oleh pemerintah pusat supaya daerah tidak berkreasi sendiri-sendiri, namun tetap diberi semacam porsi untuk kearifan lokalnya,” kata dia.

Setelah itu, pihaknya berjanji dalam waktu dekat segera menyusun dan menerbitkan aturan turunan dari protokol new normal, seperti yang sudah diterbitkan oleh Kemenkes tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Baca Juga: PSBB Tahap 3 Segera Berakhir, Pemkot Maksimalkan Pengawasan

“Iya saat ini kita sedang minta masing-masing Dinas memberikan input yang akan diturunkan nantinya dalam Perwali pasca PSBB,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, PSBB tahap 3 Kota Bogor sejatinya berakhir hari ini atau Selasa (26/05/2020). Namun demikian, berdasarkan hasil kordinasi lima kepala daerah di Bodebek pada Senin (25/05/2020), kemungkinan diperpanjang secara proporsional mengikuti penerapan PSBB tingkat provinsi Jawa Barat yang akan berakhir Jumat mendatang.

Penulis: Redaksi Si Bro

Editor: Hari YD

loading...
Tags

Related Articles

One Comment

  1. pak, untuk aturan phisycal distancing di kendaraan umum terutama angkot tolong ditekankan untuk menjaga jarak aman penumpangnya,kita yang udah berusaha jaga banget jarak aman ngerasa sedih kadang2 pas lihat kenyataan pas lihat penumpang angkot pada dempetan,padahal satu sama lain berbeda alamatnya, banyak juga yang gak pake masker pak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close