BogorianNewsPolitika

Tahapan Pemilu 2024, KPU Kota Bogor Kukuhkan 30 PPK Se-Kota Bogor

Ketua KPU Samsudin ; Anggota PPK yang Dikukuhkan Sudah Lolos Tahapan Seleksi Mulai dari  Seleksi administratif, Tertulis dan  Wawancara Terhadap 494 Orang Pendaftar

BRO. KOTA BOGOR – Komisi Pemilihan Umum ( KPU )  Kota Bogor melantik dan mengukuhkan 30 orang orang sebagai panitia pemilihan kecamatan (PPK) se kota Bogor sebagai tahapan pesta demokrasi Pemilu 2024,  di Balaikota Bogor  Rabu  (4 /1/2023).

Anggota PPK yang dikukuhkan itu, sudah melalui tahapan seleksi mulai dari  seleksi administratif, tertulis dan  seleksi wawancara terhadap 494 orang pendaftar.

“Ini merupakan rangkaian tahap akhir proses seleksi rekrutmen PPK di kecamatan. Dari hasil seleksi itu, KPU Kota Bogor tetapkan  30 orang terpilih yang kami Lantik dan dikukuhkan,” ungkap Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin   usai melantik  PPK se Kota Bogor.

Diakui Samsudin, semua tahapan bisa berjalan sesuai rencana dan lancar. Dirinya mengatakan bahwa semua proses ini mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat, sejak tanggal 2 hingga 10 Desember 2022 yang lalu sama sekali tidak ada tanggapan negatif dari masyarakat.

Jadi, mereka yang dilantik, tidak hanya memenuhi syarat, tapi juga sudah memenuhi aspek yang di butuhkan oleh KPU RI  sesuai regulasi undang-undang PKPU. Dan terkait PPS,” katanya

Ketua KPU Kota Bogor lantik 30 PPK se Kota Bogor, di Balaikota, Rabu (4/1). Foto : dok KPU Bogor

Selanjutnya, pihak KPU pun melakukan proses seleksi administratif. Dan tanggal 9 Januari 2023 yang akan datang, segera dilakukan seleksi tertulis menggunakan sistem dan metode Computer Assisted Test (CAT) dan rencananya ada tiga lokasi untuk di laksanakan seleksi CAT bagi PPS se- Kota Bogor.

“ Semua anggota PPK , kami berikan orientasi tugas agar mereka memahami Tupoksinya. Kemudian dilakukan  verifikasi faktual kepada dukungan calon DPD RI di Jawa Barat. Kita juga akan melakukan proses pembentukan panitia pendaftar pemilih untuk memutakhiran data pemilih se-kota Bogor,” jelas Samsudin.

Menyoal permasalahan Dapil, Samsudin menerangkan bahwa pasca putusan mahkamah konstitusi nomor 80 yaitu tentang penataan dapil yang awalnya dapil DPR RI dan DPR provinsi itu lampiran 3 undang-undang, semua kewenangan nya itu dikembalikan kepada KPU RI. J

Dengan demikian, untuk DPR RI, DPR provinsi dan DPR kota itu menjadi kewenangan KPU RI untuk memproses penataan.

Perwakilan Parpol menghadiri pengukuhan PPK se Kota Bogor, Rabu (4/1). Foto : dok.KPU

“Nah, sekarang KPU RI mempersiapkan PKPU nya, di Bulan Februari 2023 kita bisa melihat dapil-dapil mana yang bakal berubah dengan 7 prinsip penataan dapil. Baik untuk dapil-dapil yang harus di rubah atau urgent misalnya kota Bogor dan kabupaten Cianjur. Itukan dapil yang tidak memenuhi 7 prinsip penataan dapil yang kemungkinan akan di rubah,” terangnya

Ketua KPU Kota Bogor, juga mengingatkan PPK terpilih tetap menjaga moral dan integritas. Selain itu petugas PPK  bekerja proporsional dan transparan agar masyarakat percaya terhadap penyelenggaraan pemilu 2024.

Dalam tahapan Pemilu 2024, KPU kota Bogor sudah melakukan proses penataan dapil dari mulai sosialisasi, uji publik dan pengusulan. Dia mengusulkan dua rancangan dapil. Rancangan pertama dengan 5 dapil, dimana kecamatan Bogor tengah dan Bogor timur itu bergabung.

“ Usulan kedua adalah 6 dapil, dimana Bogor tengah sendiri dan Bogor timur sendiri,”pungkasnya.

Pelantikan PPK se-Kota Bogor juga dihadiri Sekretaris Kota Bogor dan anggota Forkopimda Kota Bogor termasuk perwakilan Partai Politik.

Editor  : Adjet

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close