BogorianNews

UPDATE: Kasus Baru Positif Covid-19 Kabupaten Bogor Bertambah 6 Orang, Cigombong dan Ciawi Jadi Zona Merah

loading...

BRO. Wajar saja jika Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan belum siap menghadapi fase normal baru (new normal) paska penerapan Pemabatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, berdasarkan data monitoring harian tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor hingga pukul 19.00 WIB, Kamis (28/05/2020) masih terjadi penambahan kasus baru dengan status terkonfirmasi positif total berjumlah 187 orang.

“Hari ini ada penambahan 6 kasus baru pasien dengan status terkonfirmasi positif Covid-19, tediri dari laki-laki berusia 26 tahun asal Ciawi; laki-laki, 25, tahun asal Citeureup; Perempuan, 50 tahun asal Cileungsi; Perempuan, 55 tahun asal Cibinong; Laki-laki, 46 tahun asal Cibinong dan Laki-laki, 44 tahun asal Cigombong,” kata Ade dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis (28/05/2020).

Baca Juga: Perpanjangan PSBB Segera Berakhir, Bupati Bogor Gagap Hadapi Fase New Normal 

Lebih lanjut, Ade yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengungkapkan hari ini ada penambahan satu kasus pasien terkonfirmasi psitif yang sembuh yakni perempuan 48 tahun asal Jonggol. “Dengan demikian total kasus positif Covid-19 Kabupaten Bogor berjumlah 187 orang dengan rincian positif aktif atau masih dalam perawatan 131 orang, meninggal 13 orang dan sembuh 41 kasus,” katanya.

Sedangkan kasus dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hari ini ada penambahan 1 kasus yang meninggal dunia, sehingga total kasus mencapai 1539 orang, terdiri dari masih dalam pengawasan sebanyak 332 orang, dan sembuh 1113 orang. “Adapun untuk kasus dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) total berjumlah 1540 orang, rinciannya masih dalam pemantauan 239 orang dan selesai 1301 orang,” paparnya.

Ia menyebutkan, dengan bertambahnya kasus sembuh dari pasien dengan status terkonfirmasi positif maka Kecamatan Jonggol menjadi zona kuning. “Sedangkan Cigombong dan Ciawi yang semula zona kuning, maka dengan ditemukannya 1 kasus baru positif di masing-masing kecamatan itu berubah menjadi zona merah,” katanya.

Baca Juga: Zona Merah Corona Jadi 13 Kecamatan, PSBB Kabupaten Bogor Diperluas

Sebelumnya, Ade menyatakan belum siap menghadapi fase normal baru (new normal). Sehingga belum ada kebijakan khusus yang fokus mengatur new normal paska penerapan PSBB yang akan berakhir Jumat (29/05/2020). “Dari analisis epidemiologi, kita harus mencermarti kondisi grafik positif Covid-19, apakah penurunan ini benar-benar terjadi atau sementara,” kata Ade.

Kemudian, ia melanjutkan, hingga saat ini Pemkab Bogor juga masih menganalisa Reproductive Number (R0) dan Effective Reproduction Number (Rt) atau tingkat penularan dari orang ke orang. “Sampai 19 Mei 2020, angka Rt di Kabupaten Bogor berada di kisaran 1,2 atau lebih besar dari satu. Kita berupaya menekan Rt sampai kurang dari satu,” katanya.

Penulis: Redaksi Si Bro
Editor: Hari YD

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close