NewsNusarayaPendidikan

Isu Pelajaran Sejarah Di Hapus, Mendikbud : Tidak Ada Penghapusan Mapel Sejarah Dari Kurikulum Nasional

loading...

BRO. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Nadiem Makarim, mengaku terkejut , sekaligus membantah beredarnya kabar wacana penghapusan mata pelajaran sejarah dari Kurikulum Pendidikan di Tingkat SMA/Setara.

“Saya terkejut, informasi itu tidak benar mengenai isu mapel Sejarah. Saya ingin katakan bahwa tidak ada sama sekali kebijakan, regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas Nadiem Makariem dalam klarifikasinya melalui Youtube resmi Kemendikbud RI, Minggu (20/09/2020).

Diakuinya, isu penghapusan mapel sejarah , muncul setelah beredarnya presentasi internal tentang permutasi penyederhanaan kurikulum.

Baca Juga :Mendikbud Sebut Kesempatan Dapat Kuota Gratis 35GB Masih Ada Waktu, Mendagri Minta Pemda Proaktif Ingatkan Sekolah

Melalui FGD maupun Uji Publik, memang banyak usulan versi penyederhanaan kurikulum . Namun demikian, kata Nadiem semuanya belum menemukan titik final.

“Beginilah proses pengkajian yang benar, berbagai macam opsi diperdebatkan secara terbuka,” ujarnya

Secara tegas, dikatakan Nadiem , penyederhanaan kurikulum tidak akan dilakukan sampai 2022. Sekalipun di 2021, akan dilakukan prototype, hanya di sekolah penggerak yang terpilih dan bukan dalam skala nasional.

“Sekali lagi , Tidak ada kebijakan apa pun yang akan keluar di 2021 dalam skala kurikulum nasional. Apalagi, penghapusan Mata Pelajaran Sejarah,” bantah Nadiem.

Bogor Mulai Terima Bantuan Kuota Internet, Tapi Bukan 35 GB

Sejak Nadiem Makarim dilantik sebagai Mendikbud, dirinya mengklaim bahwa komitmennya adalah memajukan Pendidikan Sejarah.

” Jadi tidak ada sama sekali kebijakan penghapusan mapel Sejarah dari kurikulum nasional,”pungkas Nadiem.

Misi yang akan dilakukannya adalah bagaimana menjadikan sejarah sebagai suatu hal yang relevan dengan penggunaan media yang menarik agar bisa menginspirasi kalangan generasi muda.

Penulis : Rizky Multri Prayasa
Editor   : Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close