NusarayaPendidikan

Wali Kota Depok Tetapkan Murid Belajar di Rumah Sampai Akhir Tahun Ini

Tahun Ajaran Baru Sekolah

loading...

BRO, Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad menetapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) para murid di wilayahnya tidak akan secara tatap muka atau sekolah hingga usai semester pertama pada akhir tahun 2020.

“Kegiatan tatap muka di sekolah pada saat PSBB Proporsional ini tidak diperkenankan, hal ini untuk menjaga anak-anak kita dan insan pendidikan dari kemungkinan terjadinya penularan Covid-19,” jelas Wali Kota Depok Mohammad Idris melalui keterangan tertulis pada Senin (13/7/2020) pagi.

Menurutnya, walaupun hari ini merupakan hari perdana tahun ajaran 2020/2021 bagi para siswa-siswi, namun masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) juga dilakukan via jarak jauh.

Menurut kalender akademik, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dan pengenalan minar-bakat siswa diselenggarakan hari ini hingga Jumat (17/7/2020) nanti.

“Kami meminta kepada semua insan pendidikan untuk mematuhi protokol yang sudah ditentukan, yaitu proses pembelajaran dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ),” ungkap Idris.

“Pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui metode belajar dari rumah (BDR) diselenggarakan mulai 13 Juli 2020 sampai dengan 18 Desember 2020,” ujarnya.

Dalam masa PSBB Proporsional di Depok, sejumlah aktivitas publik yang mulanya ditutup kini perlahan-lahan mulai dilonggarkan.

Meski demikian, Kota Depok masih tercatat sebagai wilayah zona kuning dengan level kewaspadaan tingkat 3 dari 5 tingkat yang ada.

Data terbaru per Minggu (12/7/2020), Depok sudah mencatat total 878 kasus Covid-19 sejak Maret 2020.

Saat ini, masih ada 189 pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat di Depok.

Sebanyak 157 pasien di Depok meninggal dunia dengan gejala mirip Covid-19, baik berstatus kasus konfirmasi maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Penulis: Redaksi si Bro

Editor: Adi Kurniawan

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close