PendidikanKomunitas

Apa yang Harus Disiapkan Keluarga Saat New Normal? Ini Penjelasan Spesialis Kejiwaan Siloam Hospital Bogor

loading...

BRO. Menjalankan periode new normal dalam pandemi Covid-19 merupakan realitas. Hidup berdampingan dengan virus bernama SARS CoV2 atau virus Corona, suka atau tidak suka, kini menjadi realita bagi masyarakat Indonesia.

Terlebih bagi para orang tua yang memiliki buah hati di masa pertumbuhan serta anak jelang masuk sekolah. Lalu, bagaimana caranya agar menjalani kehidupan ‘new normal’, mama dan sang buah hati terhindar dari paparan virus tersebut?

Baca Juga: Jelang New Normal, Kota Bogor Nihil Penambahan Kasus Positif Covid-19

Spesialis Kejiwaan dari Siloam Hospitals Bogor, dr. Jiemi Ardian Sp.Kj menyatakan, hal terbaik dalam menjalankan periode ‘new normal’ adalah ikhlas menerima keadaan namun tetap diiringi peningkatan rasa waspada.

“Rasa cemas itu normal, hanya saja kita harus mampu mengelolanya. Rasa ikhlas menerima new normal otomatis berpengaruh pada tingkat emosi dan pengendalian diri. Selalu berprasangka buruk bukan solusi, tapi jalani saja namun penuh kewaspadaan mengikuti protokol kesehatan cegah corona,” ungkap Jiemi, melalui Live Instagram dihadapan puluhan netizen di Siloam Hospitals Bogor, kemarin.

Baca Juga: Jelang New Normal, Sejumlah Bisnis Kuliner di Kota Bogor Mulai Menggeliat

Jiemi mengatakan, khususnya pada ibu dan anak yang akan menghadapi persiapan masuk sekolah, sang ibu tidak perlu khawatir berlebihan pada anak. Caranya melalui berkomunikasi yang jujur, agar sang anak dapat meningkatkan kewaspadaannya.

“Ada hal yang bisa kita kendalikan dan ada hal yang tidak bisa kita kendalikan. Yang bisa kita kendalikan adalah cara berkomunikasi dan mengelola rasa cemas. Diluar kendali kita, resepnya adalah selalu waspada”, imbuhnya.

Baca Juga: Hadapi New Normal, Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji 3 Kilogram di Bogor Terpenuhi

Pada kesempatan live di aplikasi Instagram tersebut, Jiemi mengambil contoh, ketika periode masuk sekolah akan berlaku dalam new normal, spesialis Kejiwaan itu mengingatkan agar mama selalu jujur dalam berkomunikasi kepada anak jelang masuk sekolah.

“Sampaikan tentang corona sesuai fakta. Jangan menakuti anak tapi tetap ingatkan mereka agar selalu waspada. Itu pola pikir yang bisa kita kendalikan. Kuncinya adalah komunikasi yang baik dan tetap ikuti protokol kesehatan cegah corona, seperti tetap jaga jarak, cuci tangan dan aelalu mengenakan masker”, pungkas Jiemi.

Penulis: Redaksi Si Bro
Editor: Hari YD

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close