NewsBerita Utama

Bima Sebut Check Point PSBB Tak Ada Arti, Dedie Malah Bilang Begini!

loading...

BRO. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor kembali diperpanjang terhitung mulai hari ini hingga 14 hari kedepan tepatnya 12 Mei mendatang.

Perpanjangan dianggap penting karena masih banyak pelanggaran terjadi sehingga kebijakan yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19) itu tak efektif.

Bahkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dihari pertama tugasnya sebagai kepala daerah paska sembuh dari Covid-19 menyatakan posko Check Point PSBB yang dibangun tim Gugus Tugas di 11 lokasi di Kota Bogor tak ada artinya.

“Kita ingin pastikan tidak ada pelanggaran PSBB. Mengecek lalu lintas dilapangan nggak ada artinya menurut saya, (Posko) check point itu nggak ada artinya. Sebab tujuannya dibiarkan. Ini tujuannya ditertibkan. Pasar, sembako, apotek itu boleh, di luar daripada itu nggak boleh,” tegasnya.

Tak hanya itu, dalam beberapa hari kedepan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terkait efektifitas penerapan PSBB yang tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kami minta (seluruh toko atau kios di Plaza Dewi Sartika ditutup oleh Satpol PP. Izinnya akan kami cabut kalau terus membandel,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan maksud dari Bima Arya tentang keberadaan Posko Check Point tak ada artinya itu jika masyarakat tetap keluar rumah tanpa tujuan darurat.

“Jadi begini tadi waktu rapat dibahas. Maksudnya beliau, tidak ada artinya kalau masyarakat yang lalu lalang tidak memiliki tujuan kedaruratan atau khusus yang sesuai dengan delapan sektor dikecualikan,” ujanya, Rabu (29/04/2020).

Sebab, kenyataan dilapangan kata dia dalam penerapan tentang formasi atau konfigurasi dalam berkendara saat PSBB diterapkan. Sudah banyak masyarakat yang mentaati, tapi dari segi tujuan berkendaranya dilanggar.

“Misalnya, konfigurasi dalam kendaraan pribadi sudah benar, tapi tujuannya melintas untuk ngabuburit. Kan mestinya nggak boleh ngabuburit di jalan (melanggar PSBB),” jelasnya.

Penulis : Hari Y
Editor : Hari Y

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close