Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur: 7 Orang Tewas, Puluhan Luka-Luka

BRO. BEKASI – Kecelakaan kereta api mengguncang publik. Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan penumpang.

Insiden terjadi di area stasiun yang padat penumpang pada malam hari. Benturan keras antar rangkaian kereta memicu kepanikan di lokasi, baik di dalam gerbong maupun di peron.

Jumlah korban meninggal dunia sempat bertambah seiring proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan. Hingga data sementara, tercatat tujuh orang meninggal dunia dan 79 lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Proses evakuasi berlangsung lama karena sejumlah gerbong mengalami kerusakan parah. Petugas dari berbagai instansi melakukan penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam rangkaian kereta.

Korban luka langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit rujukan di wilayah Bekasi, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, dan RS Hermina.

Penanganan difokuskan pada penumpang KRL yang terdampak, sementara pendataan korban terus diperbarui secara berkala oleh petugas di lapangan.

Akibat kecelakaan ini, operasional di sekitar Stasiun Bekasi Timur sempat terganggu. Pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi terkait perkembangan insiden tabrakan kereta tersebut.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses