BRO. KOTA BOGOR – Aksi brutal sekelompok gengster kampung menewaskan seorang pemuda berinisial MHP (20) di kawasan Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (14/6/2026) dini hari. Polisi telah mengamankan lima terduga pelaku yang diketahui masih berstatus anak di bawah umur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah itu terjadi saat korban bersama empat rekannya sedang berkumpul di sekitar perlintasan rel kereta api Kebon Pedes. Menjelang waktu subuh, beberapa sepeda motor yang ditumpangi sekelompok pemuda tiba-tiba datang dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.
Serangan mendadak tersebut membuat korban dan teman-temannya panik dan berusaha menyelamatkan diri. Namun nahas, MHP terjatuh saat berlari. Kesempatan itu dimanfaatkan para pelaku untuk menganiaya korban dengan membacok bagian leher dan kepala.
Ketua RT 1/RW 3 Gg.Musola Kebon Pedes, Sumiati, mengatakan korban sempat dievakuasi menuju rumah sakit. Namun akibat kehilangan banyak darah, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.
“Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi meninggal dunia di perjalanan karena kehabisan darah,” ujarnya.
Sementara itu, empat rekan korban lainnya berhasil menyelamatkan diri dari serangan tersebut.
Usai melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah di lokasi kejadian.
Tak lama setelah kejadian, sejumlah teman korban yang mengaku mengenal pelaku langsung melakukan pencarian. Informasi keberadaan para terduga pelaku diperoleh dari sejumlah pemuda yang sedang berkumpul di kawasan Kubang, dekat area TPU Blender.
Berdasarkan informasi tersebut, lima terduga pelaku berhasil diamankan dan selanjutnya diserahkan kepada jajaran Polsek Tanah Sareal untuk menjalani proses hukum.
Di lokasi terpisah, warga di Jalan Bubulak RT 01 RW 06, Kelurahan Kebon Pedes, juga menemukan sebuah sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan pada Minggu subuh. Di dekat kendaraan tersebut ditemukan sejumlah senjata tajam yang diduga milik para pelaku.
Warga menduga sepeda motor dan senjata tajam itu ditinggalkan saat para pelaku berusaha melarikan diri dari kejaran warga usai kejadian.
Saat ini, lima terduga pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor dan sejumlah senjata tajam telah diamankan di Polsek Tanah Sareal.
Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU Blender, Kota Bogor.
Kapolsek Tanah Sareal Kompol Doddy Rosjadi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penyerangan dan kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut,” kata Kompol Doddy Rosjadi saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp, Minggu (14/6/2026) malam.
Editor : Adjet

