Berita UtamaBogorianNews

Khusus Akhir Pekan, Di Lingkar Istana Bogor Diberlakukan Ganjil genap

loading...

BRO. Guna mendukung larangan mudik serta menyebaran Covid-19, Pemkot Bogor kembali memberlakukan sisttem ganjil – genap di Kota Bogor, khusus diakhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu.

Namun pemberlakuan ganjil genap menjelang lebaran, hanya diberlakukan di lingkar Istana Bogor atau di jalur seputaran sistem satu arah (SSA).

“Hanya berlaku Sabtu dan Minggu selama dua jam, mulai pukul 15.30 hingga 17.30 Wib,”kata Wali Kota Bogor Bima Arya, Jumat (30/4).

Wali Kota, Bima Arya menyebut kebijakan ganjil genap sebagai salah satu upaya untuk membatasi mobilitas kendaraan dan kerumunan agar kasus positif Covid-19 tidak melonjak selama menjelang lebaran.

Petugas Gabungan akan melakukan penyekatan di 5 titik seputar Lingkar Istana Bogor pemberlakuan ganjil genap di akhir pekan .Foto : dok.SiBro

“Harus ada langkah cepat, agar warga Bogor tidak terlena. Covid-nya belum usai, tempat-tempat bukber sudah penuh, kita ingatkan lagi. Pusat kota ini sudah penuh, padat,”ujar Bima.

Sementara Kapolresta Bogor Kota , Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Satgas Covid-19 Kota Bogor memutuskan memberlakukan ganjil-genap pada akhir pekan .

“Kita mulai berlakukan Sabtu (1/4) dan Minggu besok,” jelasnya.

Namun demikian , Kombes Susatyo menyatakan pemberlakuan ganjil genap kali, ini Tidak seperti sebelumnya, hanya berlaku di seputar Kebun Raya Bogor-Istana Bogor yang meliputi Jalan Jalak Harupat, Jalan Pajajaran, Jalan Otto Iskandar, dan Jalan Ir Djuanda.

Dari analisis Satgas Covid-19, rata-rata kemacetan pada Senin hingga Jumat karena waktu pulang kerja.

Ilustrasi Pemberlakuan ganjil genap di Kota Bogor. Foto : dok.SiBro

“Kendaraan yang pelat nomornya tidak sesuai tanggal ganjil genap akan kami putar balikan. Selain itu, Polisi akan antisipasi kemacetan di ruas jalan lainnya dari kendaraan yang terdampak ganjil genap,”ungkap Kombes Susatyo

Adapun skenarionya begini. Tim Crowd Free Road dari Polresta Bogor Kota akan melakukan penyekatan di lima titik checkpoint seputar Istana dan Kebun Raya Bogor.

Titik tersebut antara lain Simpang Tugu Kujang, Simpang Kapten Muslihat, Simpang Denpom (Istana Bogor), Simpang Siloam (Lippo Keboen Raya), dan Simpang Empang.

“Hanya dua jam saja, 15.30 sampai 17.30 di seputar SSA. Pengecualiannya pelayan publik, ojol, kedaruratan, yang pulang kerja dan lain sebagainya (masih boleh melintas),” jelasnya.

Untuk mengantisipasi arus buangan, pihqk kepolisian dibantu personel gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP dan Dishub.

“Kami siapkan setiap titik itu petugas gabungan. Selain menyekat juga untuk menjaga dampak dari penyekatan tersebut,”pungkas Kombes Susatyo.

Editor  : Azwar Lazuardy

 

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close