Berita UtamaBogorianNewsPendidikan

Motif Balas Dendam, Reskrim Polresta Bogor Kota Ringkus Pelaku Pembunuhan Pelajar

loading...

BRO. kurang dari 8 jam setelah peristiwa berdarah itu terjadi, jajaran Reskrim Polresta Bogor Kota berhasil meringkus pelaku utama pembacokan terhadap seorang pelajar yang tewas di Jalan Palupuh, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro Dalam Konferensi Pers yang dilakukan oleh Polresta Bogor Kota di Taman Corat-Coret, Bogor Utara, Kota Bogor Kamis(7/10) mengungangkapkan nama tersangka yaitu Rizki Agung (18) berstatus pelajar, warga Tanah Sareal, Kota Bogor serta inisial ML (17) yang diduga turut bantu pelaku utama menghabisi nyawa korban.

“Untuk pelaku ada 6 orang, tetapi kami masih melakukan proses penyidikan. Pelaku utama berusia 18 tahun, 5 lainnya masih dibawah umur,” ungkap Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo

Bahkan Kapolresta Bogor Kota, mengaku prihatin dengan maraknya aksi kekerasan yang berujung hilangnya nyawa seseorang khususnya di Kota Bogor terlebih dilakukan pelajar masih dibawah umur.

Sementara Kasat Reskim Kompol Donny yang mendampingi Kapolresta menuturkan, para pelaku ini tidak saling kenal, namun untuk pelaku utama dan yang ikut membantu itu saling kenal. Kemudian, pelaku utama ini memiliki dendam pribadi terhadap korban.

“Sebenarnya mereka tidak saling kenal antara yang satu orang ini dengan 4 orang lainnya, tapi yang 2 saling kenal karena satu SMA, kemudian yang 4 orang ini antara yang tersangka dengan saksi yang lain tidak saling kenal. Jadi 4 orang yang sempat kita amankan itu sebenarnya tidak mengetahui apa yang pengen dia lakukan,” paparnya.

Dijelaskan sebelum kejadian itu pada Rabu sore atau sekitar pukul 15.00 WIB, yang bersangkutan (pelaku) ini sempat dipukuli atau dianiaya oleh korban. Kemudian, pada Rabu malam pukul 21.00 WIB, pelaku menghampiri dan menyerang korban menggunakan senjata tajam, hingga korban meninggal dunia terkena sabetan celurit.

“Jadi, motifnya itu balas dendam, karena sebelumnya pelaku di pukuli oleh korban, kemudian menyerang balik membawa sajam jenis celurit, hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian,”ujarnya

Dari hasil autopsi, jelas Donny ada tiga tempat luka korban. Luka pertama luka di bagian dada di tempat, kemudian luka di bagian tengku belakang robek dan satu lagi di bagian kaki.

“Yang menyebabkan korban meninggal dunia ini karena ada luka di bagian dada, sehingga meninggal di lokasi,” pungkasnya.

Polisi juga menyita Barang bukti berupa celurit,  satu unit sepeda motor untuk mengejar korban dan enam senjata tajam lainnya yang ditemukan di lokasi pembunuhan.

Penulis : Ifan Jafar S
Editor : Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close