IndeksBisnisNews

Bertahan dari Gempuran Covid-19, Pizza Hut Bogor Indah Plaza Ikut ‘Turun ke Jalan’

loading...

BRO. Pizza Hut gerai Bogor Indah Plaza, Cimanggu, Tanah Sareal, Kota Bogor merupakan salah satu waralaba PT Sriboga Raturaya yang menerapkan strategi ‘turun ke jalan’ agar tetap bertahan dari gempuran Covid-19.

Publik pasti sudah tak asing jika di pinggir jalan depan gerai ada pegawai Pizza Hut dengan seragam abu-abu khasnya, menjajakan dagangan di pinggir jalan.

Bahkan, stoknya disimpan di dalam boks khusus yang dipasang di bagian belakang sepeda motor. Di lain tempat mereka pakai mobil. Untuk menarik perhatian, dipasanglah spanduk berdiri.

Baca Juga: Jadi Tempat Penularan Covid-19, Enam Puskesmas di Bogor Ditutup Sementara

“Menjajakan dagangan di pinggir jalan adalah salah satu strategi agar tetap bertahan dari gempuran Covid-19. Karena tidak mau merumahkan atau mem-PHK karyawan,” kata Manager Pizza Hut Gerai Bogor Indah Plaza Cimanggu, Doni DJ saat ditemukan Si Bro, Senin (17/08/2020).

Menurutnya, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari pemerintah membuat pusat-pusat perbelanjaan ditutup, padahal di sanalah mereka biasa membuka gerai.

Baca Juga: Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Covid-19, Pemkot Bogor Targetkan Nakes untuk Jalani Swab Test

“Nah, untuk mendorong (penjualan) agar tetap tercapai target kita lakukan seperti itu. Kan dulu (awal-awal PSBB) enggak boleh buka,” katanya.

“Kalau enggak ada delivery, enggak ada jualan di pinggir jalan, bisa lebih rugi lagi.”

Menurutnya Gerai ‘dadakan’ dibuka dengan sejumlah ketentuan. “Ada batasannya, ada ketentuannya. Enggak semua produk dijajakan, misalnya pan pizza. Dan berapa jauh dari outlet-nya, misalnya satu kilometer,” ungkapnya.

Baca Juga: Virolog: Masker Lebih Efektif Cegah Penularaan Covid-19 Saat Naik Ojol

Doni berharap dengan cara ini perusahaan tak perlu melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawan, sebagaimana yang terjadi di banyak sektor industri lain. “Yang penting sekarang (uang) muter dulu, kami bisa bayar karyawan meski marginnya kami korbankan dengan promo,” katanya.

Penulis: Hari YD
Editor: Arie Surbakti

loading...
Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close