IndeksBogorian

Operasi Pekat PSBB, Satpol PP Bogor Amankan Sejumlah Terapis dan Ribuan Botol Miras

loading...

BRO. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Rabu malam (2/9/2020).

Wilayah sasaran kali ini adalah Cilebut, Sukaraja hingga Bojonggede, Kabupaten Bogor. Informasi diperoleh dari akun instagram Satpol PP Kabupaten Bogor dengan nama @satpolpp.kabbogor dijelaskan masih banyak panti pijat yang beroperasi hingga larut malam.

Tak hanya itu, operasi yang dipimpin langsung Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor didampingi Kepala Bidang Ketertiban Umum, Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Operasional, Bidang Penegak Perda, PTI, dan Deteksi Dini Satpol PP Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Petugas Satpol PP Gerebek Belasan Panti Pijat Esek-esek di Kawasan Sentul

Di akun tersebut ada empat video pendek dan satu foto diunggah akun instagram @satpolpp.kabbogor, Kamis (3/9/202).

Dalam video pendek terlihat ada sejumlah perempuan berbaju seksi warna merah dan berdaster berhamburan dari bilik-bilik yang disediakan tempat pijat tersebut.

“Operasi Pekat difokuskan ke beberpa titik lokasi sesuai laporan yang diterima pemantau bidang Deteksi Dini.”

Baca Juga: Tekan Kasus Baru Covid-19, Bogor Terapkan Karantina Mikro di 6 Kelurahan

“Untuk tempat pijat refleksi masih ditemukan ada yang beroperasi sehingga diminta membuat surat pernyataan untuk ditindaklanjuti,” tulis @satpolpp.kabbogor

Kegiatan operasi dilanjutkan ke lokasi Duo Raja Ciluar, namun café dan karaoke ditempat terse but sudah tutup.

Untuk masyarakat Kabupaten Bogor kami mengimbau untuk sementara ikuti aturan yang berlaku, khususunya bagi pelaku usaha pijat refleksi.

Baca Juga: Satpol PP Gerebek Panti Pijat Tradisional di Gunung Putri

Dimohon untuk sementara waktu tidak beroperasi sampai batas waktu yang ditentukan.

Kegiatan ini mengacu pada Perbub Nomor 52/2020 tentang PSBB Pra AKB menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

Terhitung mulai 14 Agustus 2020 sampai 10 September 2020. Dari Operasi Pekat di wilayah Cilebut dan Sukaraja, petugas Satpol PP Kabupaten Bogor menyita berbagai jenis minuman keras dari tiga titik.

Baca Juga: Melanggar Aturan saat PSBB, Tujuh Toko Disegel Pol PP Kota Bogor

Di antaranya, 16 krat minuman keras berbagai merek, 21 jeriken ciu, dan 1.050 botol ciu yang dikemas dalam kardus buah untuk mengelabui petugas.

Hasil tangkapan tersebut akan diajukan dalam siding di Pengadilan Negeri Cibinong pada Kamis pekan depan.

Baca Juga: Denda Tak Bermasker, Warga Bogor: Jangan Sampai Jadi Lahan Pungli Baru

PPNS Satpol PP Kabupaten Bogor Yudi Iskandar menyebutkan, mudah-mudahan majelis hakim dapat memutuskan denda dan sanksi masksimal kepada pelanggar sesuai ketentuan Perda 04/2015 tentang Ketertiban Umum.

“Disitu jelas disebutkan, dilarang menjual, mengedarkan, mengoplos barang-barang dan minuman keras ke masyarakat,” katanya.

Penulis: Hari YD
Editor: Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close