Menteri LH Tegas! Daerah Wajib Pilah Sampah dari Hulu untuk Sukseskan PSEL

BRO. JAKARTA –  Menteri LH. Hanif Faisol Nurofiq menegaskan daerah yang menjalankan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) wajib melakukan pemilahan sampah dari hulu secara masif.

Penegasan itu disampaikan usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) PSEL antara pemerintah daerah dan Danantara di Gedung Kemenko Pangan, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

Menurut Hanif, keberhasilan PSEL sangat bergantung pada kualitas pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Tanpa pemilahan yang optimal, proses konversi sampah menjadi energi tidak akan berjalan maksimal.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mempercepat pengelolaan sampah terpadu melalui pembangunan PSEL Bogor Raya.

Dedie menyebut, penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah krusial menuju pembangunan instalasi PSEL yang akan berlokasi di kawasan Galuga, Kabupaten Bogor.

“Kerja sama ini melibatkan Pemkot Bogor, Pemkab Bogor, serta dukungan pemerintah pusat dan berbagai stakeholder,” ujar Dedie.

Ia menambahkan, penandatanganan tersebut turut disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, serta dihadiri Kementerian Lingkungan Hidup, Kemendagri, PLN, dan Gubernur Jawa Barat.

Dedie juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan masyarakat dalam proses persiapan proyek strategis tersebut.

“Ini adalah upaya membangun masa depan, di mana sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi menjadi solusi melalui energi listrik,” katanya.

Pembangunan PSEL Bogor Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang persoalan sampah sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah.

Pemkot Bogor optimistis proyek ini akan menjadikan Bogor Raya sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis energi.

“Insyaallah, ini akan menjadi salah satu PSEL pertama di Indonesia bersama Kabupaten Bogor,” pungkas Dedie.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses