BRO. KOTA BOGOR – Kota Bogor membidik 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) XV 2026 yang akan digelar pada November mendatang. Untuk mencapai target ambisius tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor menurunkan 572 atlet.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna, mengatakan ratusan atlet itu akan didampingi 152 pelatih selama perhelatan olahraga empat tahunan tersebut. Seluruh komposisi tim telah melalui proses seleksi dan kajian matang oleh Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres).
“Jumlah atlet dan pelatih ini sudah melalui perhitungan serta penelaahan Binpres berdasarkan sejumlah parameter,” ujar Dedi, Rabu (29/4).
Dedi menjelaskan, 572 atlet Kota Bogor akan bertanding di 556 nomor dari total 1.150 nomor pertandingan yang dipertandingkan dalam Porprov Jabar 2026. Para atlet tersebut tersebar di 54 cabang olahraga (cabor).
“Dari total nomor pertandingan, kami memilih turun di 556 nomor berdasarkan hasil analisis peluang medali,” jelasnya.
Untuk mendulang 100 emas, Kota Bogor mengandalkan 29 cabang olahraga unggulan. Sebanyak 11 di antaranya berasal dari cabang beladiri, yakni sambo, kurash, hapkido, taekwondo, tarung derajat, judo, pencak silat, tinju, wushu, kempo, dan anggar.
“Cabang beladiri memang menjadi kekuatan utama kami. Kota Bogor dikenal sebagai The City of Martial Arts,” tegas Dedi.
Selain itu, 20 cabang olahraga lainnya yang turut diandalkan antara lain aeromodeling, paralayang, gantole, angkat besi, atletik, arung jeram, balap sepeda, biliar, bridge, cricket, dansa, dayung, hoki, menembak, panjat tebing, ski air, tenis meja, dan selam.
Dedi optimistis cabang-cabang unggulan tersebut mampu menyumbang medali maksimal. Namun, ia juga membuka peluang kejutan dari cabor lain di luar unggulan.
“Kami optimistis 29 cabor unggulan bisa memberikan hasil terbaik. Tapi kami juga berharap cabor lain bisa menghadirkan kejutan dan menambah perolehan medali,” pungkasnya.
Editor : Adjet
