Keributan Berulang di Tempat Hiburan Malam ‘Tipzy Bears’, DPRD Kota Bogor Desak Evaluasi Total THM

BRO. KOTA BOGOR – Komisi I DPRD Kota Bogor akan menelusuri legalitas operasional tempat hiburan malam (THM) Tipzy Bears di Jalan Merdeka, Bogor Tengah, menyusul berulangnya insiden keributan antar pengunjung yang dinilai meresahkan masyarakat.

Perhatian DPRD muncul setelah video keributan yang terjadi di lokasi tersebut pada Jumat (3/7/2026) malam beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah pengunjung terlihat terlibat adu mulut hingga berujung bentrokan fisik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras (miras) yang dikonsumsi pengunjung. Warga menilai insiden serupa bukan kali pertama terjadi dan mulai menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bogor, Edi Kholki Zaelani, mengatakan pihaknya telah menerima laporan masyarakat terkait kondisi tersebut dan saat ini tengah melakukan pembahasan internal.

“Kami sudah mendapatkan laporan dari warga dan saat ini sedang kami bahas secara intensif di Komisi I,” kata Edi saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Sebagai tindak lanjut, Komisi I DPRD Kota Bogor berencana memanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor untuk meminta penjelasan mengenai legalitas operasional Tipzy Bears, termasuk perizinan penjualan minuman beralkohol dan pengawasannya.

“Kami akan meminta penjelasan terkait jenis minuman beralkohol yang dijual di sana, apakah sudah mengantongi izin resmi, serta bagaimana pengawasan yang dilakukan selama ini,” tegasnya.

Menurut Edi, DPRD tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas usaha hiburan malam di Kota Bogor berjalan sesuai aturan dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Komisi I juga akan menelusuri penyebab berulangnya keributan yang terjadi di lokasi tersebut. DPRD berharap Pemerintah Kota Bogor segera mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun ketertiban umum.

Kasus ini menjadi sorotan karena bertolak belakang dengan upaya Pemerintah Kota Bogor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebelumnya, saat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tingkat Kota Bogor pada 1 Juli 2026, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi kepada Polresta Bogor Kota atas komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bogor.

Karena itu, DPRD menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas harus diperkuat agar keamanan dan kenyamanan warga tetap terjaga.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses