Judo Kota Bogor Sabet 4 Emas Perdana, Bidik 12 Emas dan Juara Umum Porprov Jabar 2026

“Empat emas diraih oleh atlet Kota Bogor dalam dua kategori putra dan putri, senior dan junior. Semuanya diraih atlet Kota Bogor dengan poin tertinggi,”ujar Jenal

BRO. KOTA BOGOR – Cabang olahraga (cabor) judo menjadi penyumbang empat medali emas pertama bagi kontingen Kota Bogor dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Raihan tersebut sekaligus menjadi modal awal bagi Judo Kota Bogor untuk mengejar target 12 medali emas dan mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya secara beruntun.

Empat medali emas tersebut diraih melalui nomor KATA yang dipertandingkan di GOR Pajajaran B, Kamis (5/11/2026). Seluruh atlet Kota Bogor tampil sebagai yang terbaik di empat kategori yang dipertandingkan, yakni kategori putra dan putri untuk kelompok junior dan senior.

Ketua Kontingen Kota Bogor yang juga Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, secara langsung menyerahkan medali kepada para atlet peraih emas.

“Empat emas diraih oleh atlet Kota Bogor dalam dua kategori putra dan putri, senior dan junior. Semuanya diraih atlet Kota Bogor dengan poin tertinggi. Alhamdulillah, ini emas perdana. Semoga menjadi motivasi dan langkah awal menuju 100 emas,” ujar Jenal.

Delapan atlet yang menyumbangkan empat emas tersebut berasal dari empat pasangan. Mereka adalah Afgan Maulana dan Muhammad Fadhillah Nurcahyo pada nomor Nage No Kata I DAN Putra.

Kemudian Puspita Dewi dan Yashinta Gustianti pada nomor Ju No Kata Putri, Chieka Edelweis dan Rashaqa Dildara pada nomor Ju No Kata DAN I Putri, serta Ahmad Arya Pandawa dan Rafialy Rachmadana Syahrul pada nomor Nage No Kata Putra.

Jenal menilai cabang olahraga bela diri menjadi salah satu andalan Kota Bogor dalam mendulang medali emas. Selain judo, terdapat kurash, sambo, dan pencak silat yang juga diharapkan mampu memberikan kontribusi besar.

Meski demikian, ia meminta seluruh cabang olahraga terus berjuang dan memaksimalkan peluang untuk menyumbangkan medali bagi Kota Bogor.

“Tentu saya bersyukur sebagai Ketua Kontingen yang langsung hadir menyaksikan pertandingan judo hari ini. Saya bangga menjadi warga Bogor atas raihan empat emas pertama,” ungkapnya.

Jenal juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi, termasuk melalui pemberian bonus sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menyebut sejumlah atlet yang telah dua kali meraih medali emas pada ajang Porprov maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) berpeluang mendapatkan apresiasi senilai Rp100 juta serta kesempatan masuk ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui mekanisme yang sesuai.

Sementara itu, Ketua Judo sekaligus Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, Andri Hikmat, menegaskan bahwa pihaknya membidik 12 medali emas pada Porprov XV Jawa Barat 2026.

Target tersebut dipasang untuk mempertahankan tradisi juara umum yang telah diraih Judo Kota Bogor dalam tiga edisi Porprov sebelumnya.

Andri mengatakan persiapan atlet telah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Dengan persiapan panjang tersebut, ia optimistis judo Kota Bogor mampu mempertahankan dominasinya di tingkat Jawa Barat.

“Ini Porprov keempat bagi kami. Mempertahankan gelar tentu lebih berat dibandingkan merebutnya. Namun, persiapan sudah kami lakukan sejak tiga tahun lalu. Mudah-mudahan target 12 emas bisa tercapai,” ujar Andri.

Pada hari pertama pertandingan, Judo Kota Bogor langsung menurunkan atlet pada nomor KATA, baik kategori junior maupun senior. Andri berharap empat kelas yang dipertandingkan, terdiri atas dua kelas junior dan dua kelas senior, dapat menyumbangkan medali emas.

Harapan tersebut langsung terwujud setelah seluruh nomor KATA berhasil dikuasai atlet Kota Bogor dengan raihan empat emas.

Selain nomor KATA, pertandingan nomor fighter juga mulai digelar pada siang hari. Dari nomor tersebut, Judo Kota Bogor menargetkan tambahan dua hingga empat medali emas.

Andri menjelaskan, kontingen judo Kota Bogor mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan dengan total 26 kelas. Pertandingan berlangsung hingga Senin mendatang tanpa melalui babak kualifikasi.

“Semua kelas kami ikuti, total ada 26 kelas. Pertandingannya langsung sampai selesai, kemudian setiap hari berganti kelas,” jelasnya.

Tidak hanya membina judo, Andri juga menangani dua cabang olahraga lainnya, yakni kurash dan sambo. Setelah pertandingan judo selesai, kompetisi kurash dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, kemudian dilanjutkan dengan sambo selama tiga hari.

Secara keseluruhan, ketiga cabang olahraga tersebut memasang target 26 medali emas untuk kontingen Kota Bogor.

“Total target kami dari judo, kurash, dan sambo sebanyak 26 emas. Mudah-mudahan seluruh target bisa tercapai, bahkan kalau bisa lebih,” tegasnya.

Andri berharap dukungan dan doa masyarakat Kota Bogor agar seluruh atlet mampu memberikan hasil terbaik. Ia optimistis Judo Kota Bogor kembali meraih gelar juara umum Porprov Jawa Barat untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses