Di Tengah Keterbatasan, Relawan Bogor Buktikan Kepedulian: 20 Anak Leuwiliang Khitan Gratis

BRO. KABUPATEN BOGOR — Sejumlah komunitas relawan menggelar silaturahmi dan bakti sosial khitanan massal di Kampung Cengal, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada 15 Februari 2026. Kegiatan sosial ini menjadi bentuk sinergi antar relawan dalam membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Bogor.

Khitanan massal dipilih sebagai aksi nyata pelayanan sosial, sekaligus membantu anak yatim dan keluarga prasejahtera yang terkendala biaya sunat. Selain bernilai sosial, kegiatan ini juga dimaknai sebagai pengabdian kepada masyarakat dan pelaksanaan sunnah Rasul.

Panitia menyebutkan, kegiatan ini merupakan program perdana dari Banee Kosim Peduli dalam pelaksanaan khitanan massal. Meski demikian, secara kolaboratif kegiatan serupa telah kerap dilakukan komunitas relawan lainnya.

Salah satunya adalah Pasukan Sunat yang hingga kini tercatat telah membantu proses khitan terhadap lebih dari 3.020 anak. Pada pelaksanaan di Leuwiliang ini, sebanyak 20 anak mengikuti khitanan massal dari target awal 50 peserta.

Sebelumnya, Atap Indonesia Foundation juga telah menggelar kegiatan serupa dengan jumlah peserta lebih dari 100 anak di berbagai wilayah.

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah komunitas relawan seperti Repotin, Raja Manggis, serta Bangga Biru bersama komunitas lainnya yang mendukung penuh pelaksanaan bakti sosial tersebut.

Kepala Desa Karacak, Hj. Onas Hestiani, S.IP, yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi atas inisiatif para relawan. Ia mengaku bangga karena di wilayahnya terdapat pemuda-pemuda yang aktif bergerak membantu masyarakat melalui kegiatan sosial.

“Ini bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat. Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.

Dalam proses persiapan, panitia mengakui sempat menghadapi kendala, terutama karena beberapa NGO dan komunitas yang sebelumnya direncanakan hadir berhalangan sehingga dukungan pendanaan terbatas. Namun berkat kolaborasi dan semangat swadaya para relawan, kegiatan tetap berjalan lancar.

Dari sisi medis, khitanan massal ini didukung dokter dan paramedis yang tergabung dalam Pasukan Sunat, termasuk tenaga kesehatan dari RSUD Kota Bogor. Pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan dilakukan secara swadaya melalui sistem patungan antarrelawan.

Para relawan berharap kegiatan khitanan massal di Leuwiliang, Kabupaten Bogor ini dapat menjadi agenda berkelanjutan, sekaligus memperkuat solidaritas komunitas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Penulis : Tely Trenggana
Editor   : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses