Berita UtamaBisnisBogorianNewsNusaraya

Siap Mencetak Dokter Profesional dan Berahlak Mulia, RSUD Kota Bogor Wujudkan Menjadi RS Pendidikan

BRO. KOTA BOGOR – Keberadaan RSUD Kota Bogor, menjadi Rumah Sakit Pendidikan (RSP) bakal terwujud, setelah Tim Verifikasi RSP dari Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan visitasi ke Rumah sakit tersebut.

Sebenarnya apa  standar yang mendorong misi RSUD Kota Bogor menjadi RS Pendidikan?

“Ada lima standar RS Pendidikan sebagaimana diatur dalam PP 93 tahun 2015, Jadi Tim Verifikasi melakukan visatasi terhadap lima standar tersebut,”ungkap Ketua Tim dari Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI,drg. Christiana E. N Hendarjudani, Selasa (13/12)

Visitasi itu juga dihadiri oleh Perwakilan Fakultas Kedokteran UNHAN, UHAMKA, UI dan Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI).

Tim Verifikasi RSP melakukan visitasi di RSUD Kota Bogor, Selasa (13/12). foto : dok.RSUD Kota Bogor.

Christiana E mengungkapkan standar pertama meliputi Visi, Misi, Komitmen, dan Persyaratan. Standar kedua adalag manajemen dan administrasi. Standar ketiga, sumber daya manusia untuk Program Pendidikan. Standar keempat, penunjang Medik. Dan terakhir standar kelima, perancangan dan pelaksanaan program pendidikan yang berkualitas.

“Jika standar tersebut terpenuhi, maka tujuan menjadi RS pendidikan akan berjalan mulus,” jelasnya saat ditanya disela verifikasi dokumen RS Pendidikan, di Aula lantai 1 RSUD Kota Bogor, Selasa (13/12).

Dijelaskan drg Christiana, RS Pendidikan merupakan rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi.

“Dalam melaksanakan fungsinya, RS Pendidikan harus mampu menjalankan peran menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas, pendidikan yang inovatif, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,”paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir menyakini , sebagai RS Pendidikan, RSUD juga memiliki peran dalam membentuk karakter tenaga kesehatan yang berbasis pada pelayanan yang profesional. Serta dapat mengembangkan kompetensi interprofesional, dan melaksanakan riset.

Foto bersama Tim Verifikasi RSP usai melakukan visitasi dio RSUD Kota Bogor. Selasa (13/12) foto :dok.RSUD Bogor

“Sebagai RSP utama dan satelit, kami akan berupaya secara maximal dalam mendukung dan mencetak dokter yang profesional dan berakhlak mulia,” tegasnya penuh optimis

Untuk itu, dr. Ilham berharap agar terwujudnya RSUD Kota Bogor sebagai RS Pendidikan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor.

“Untuk mewujudkan semua itu perlu dukungan penuh dari pihak terkait,” harapnya

Untuk diketahui, RSUD Kota Bogor memiliki 47 jenis layanan kesehatan. Lima diantaranya adalah layanan unggulan, yakni hematoonkologi, cardiovaskuler, ginjal hipertensi, KIA, dan cancer.

Rumah sakit plat merah ini juga memiliki 68 dokter spesialis 68, 11 dokter sub spesialis, 6 dokter gigi, 1 spesialis periodonti, 1 spesialis konservasi, dan 35 dokter umum.

Sedangkan pembangunan Blok I dan IV RSUD Kota Bogor yang pengerjaannya bakal rampung 29 Desember 2022 ini, nantinya terdapat 680 ruang pasien rawat inap.

Keunggulan lainnya ketika RSUD Kota Bogor dipimpin dr. Ilham adalah sebagai salah satu RS yang memiliki alat kesehatan canggih, yakni MRI 3 Tesla, CT Scan 128 Slice dan ESWL.

“Rumah sakit yang berstatus badan layanan umum daerah (BLUD) ini juga telah memiliki 50 alat hemodialisa untuk memenuhi kebutuhan fasilitas dokter penyakit dalam,”pungkas dr,Ilham.

Editor : Adjet

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close