BRO. KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Salah satu fokus utama adalah memperkuat layanan kesehatan bagi atlet dengan menggandeng sejumlah rumah sakit di Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, melakukan pertemuan dengan manajemen Mayapada Hospital Bogor, Kamis (9/7/2026), untuk membahas dukungan tenaga medis selama pelaksanaan Porprov.
Jenal mengatakan, Mayapada Hospital merupakan salah satu dari hampir delapan rumah sakit yang telah menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam pendampingan medis atlet dan ofisial selama ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
“Tidak hanya Mayapada, sudah hampir delapan rumah sakit yang mendaftarkan diri untuk terlibat dalam pendampingan tenaga medis selama Porprov,” kata Jenal Mutaqin.
Menurutnya, dalam waktu dekat Kontingen Kota Bogor akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan seluruh rumah sakit yang terlibat guna memperjelas tugas dan fungsi masing-masing pihak dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para atlet mendapatkan rasa aman dan nyaman saat bertanding pada November 2026 mendatang.
“Persiapan tidak hanya pada infrastruktur olahraga, tetapi juga pelayanan medis. Rumah sakit yang bergabung akan disebar di seluruh venue pertandingan. Jika terjadi kondisi darurat atau membutuhkan tindakan medis lanjutan, atlet akan langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat,” jelasnya.
Pemkot Bogor juga akan segera mengundang secara resmi seluruh manajemen rumah sakit yang akan menjadi mitra pelayanan kesehatan Porprov Jabar 2026.
Sementara itu, manajemen Mayapada Hospital Bogor menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan Porprov, baik untuk venue yang berada di Kota Bogor maupun di luar wilayah kota.
“Mereka siap. Insyaallah rumah sakit lainnya juga siap mendukung pelaksanaan Porprov, di mana Kota Bogor menjadi tuan rumah,” ujar Jenal.
Di sisi lain, Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, memastikan kondisi atlet Kota Bogor terus menunjukkan perkembangan positif. Berbagai program try in dan try out masih dijalankan guna meningkatkan performa atlet menjelang pertandingan.
Dedy menambahkan, pada akhir Juli 2026 seluruh atlet akan menjalani tes parameter fisik terakhir untuk mengukur tingkat kesiapan menghadapi Porprov Jawa Barat.
“Akhir Juli ini akan ada tes parameter fisik terakhir. Grafik kesiapan atlet cukup positif,” kata Dedy Sumarna.
Editor : Adjet
