NewsBogorian

Bupati Bogor Pertanyakan Keseriusan PT KCI dan DKI Dukung PSBB

loading...

BRO, Bupati Bogor Ade Yasin mempertanyakan keseriusan PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) dan Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

“Bagaimana mau menurunkan kurva kasus positif Covid-19, kalau masih banyak warga Bogor yang bekerja di Jakarta menggunakan kereta. Saya yakin kasus penularan Covid-19 di Bogor itu terjadi di kereta. Hari ini saja ada penambahan 7 kasus baru positif tertinggi jumlahnya, bahkan sebagian besar zona merah (kecamatan) di Kabupaten Bogor itu berbatasan dengan Jakarta yang memiliki stasiun kereta,” ujar Ade, Selasa (14/04/2020) malam.

Maka dari itu, lanjut dia, kebijakan PSBB ini harus dilakukan secara menyeluruh dengan seluruh stakeholder terkait, baik Pemprov DKI Jakarta, PT KCI selaku pengelola moda jasa transportasi massal paling diminati warga Bogor yang bekerja di ibukota.

“Katanya DKI sedang memberlakukan PSBB lebih awal, tapi sampai saat ini masih banyak warga Bogor yang naik KRL untuk beraktifitas di Jakarta. Mau ngapain dong mereka (warga Bogor) ke Jakarta kalau bukan untuk bekerja, berarti masih banyak perkantoran yang buka. Maka dari itu, penerapan PSBB ini harus terintegrasi,” kata

Pihaknya tak yakin jika PSBB ini berjalan sesuai harapan jika masing-masing daerah berjalan sendiri dan tidak tegas dalam membatasi mobilitas warganya.

“Yang jelas PSBB ini nggak bisa sendiri-sendiri, lima wilayah (Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota/Kabupaten Bogor) ini kan semuanya penyangga DKI. Apalagi Bogor yang setiap harinya arus orang ke Jakarta itu ratusan ribu, nggak mungkin bisa diawasi atau dibatasi oleh Bogor saja,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah menjelaskan berdasarkan data hasil monitoring hingga pukul 19.00 WIB, Selasa (14/04/2020) ada tujuh penambahan kasus baru pasien positif.

“Total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor bertambah jadi 45 orang dengan rincian 36 orang positif aktif, meninggal lima orang, dan sembuh empat orang” katanya.

Penambahan tujuh orang terkonfirmasi positif itu terdiri dari laki-laki, berusia 33 tahun asal Kecamatan Babakan Madang; laki-laki, 33 tahun (Cibinong); perempuan, 24 tahun (Cibinong); laki-laki 32 tahun (Bojonggede); laki-laki, 71 tahun (Cileungsi); perempuan, 30 tahun (Cileungsi); laki-laki, 50 tahun Citeureup).

“Sedangkan untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam pemantauan sebanyak 402 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 372 orang. Untuk PDP yang meninggal sebanyak 13 orang,” katanya.

Penulis : Redaksi Si Bro
Editor : Hari Yudi

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close