“Saya berharap seluruh petugas menjalankan tugasnya dengan maksimal, sehingga kebiasaan membuang sampah sembarangan bisa diminimalisasi,” tegas Jenal.
BRO. KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengangkut hampir 4 ton sampah yang menumpuk di kawasan Alun-Alun Kota Bogor usai perayaan malam Tahun Baru. Pembersihan dilakukan saat Jumat Bersih (Jumsih) perdana 2026, Jumat (2/1/2026).
Kegiatan Jumsih dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi, serta melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Jenal Mutaqin menegaskan pentingnya disiplin dan pengawasan agar kawasan publik tidak kembali dipenuhi sampah.
“Saya berharap seluruh petugas menjalankan tugasnya dengan maksimal, sehingga kebiasaan membuang sampah sembarangan bisa diminimalisasi,” tegas Jenal.
Ia juga memastikan penataan kawasan Alun-Alun Kota Bogor akan diperketat. Jika Jalan Nyi Raja Permas telah siap menjadi lokasi relokasi, maka Alun-Alun harus steril dari pedagang kaki lima (PKL).
“Shelter ojek online juga akan dipusatkan ke Jalan Nyi Raja Permas agar aktivitas masyarakat terkonsentrasi di sana. Area pedestrian tidak boleh lagi dikotori,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Denni Wismanto menyebutkan bahwa pada Jumsih perdana tahun ini pihaknya mengangkut sekitar 3,8 ton sampah menggunakan tiga armada pengangkut.
“Pasca malam Tahun Baru, volume sampah memang meningkat signifikan. Ini kembali pada komitmen kita bersama, termasuk masyarakat. Imbauan sudah terus kami lakukan,” kata Denni.
Sebagai salah satu ikon wisata Kota Bogor, Alun-Alun dipadati ribuan warga saat malam pergantian Tahun Baru. Akibatnya, sampah plastik, sisa makanan, hingga botol minuman berserakan di sejumlah titik.
Dalam kegiatan Jumsih tersebut, petugas juga menemukan beberapa botol bekas minuman keras (miras) di area Alun-Alun.
Aksi bersih-bersih ini turut melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor serta unsur masyarakat lainnya, sebagai bentuk kolaborasi menjaga kebersihan ruang publik di awal tahun 2026.
Editor : Adjet

