“Tirta Pakuan berhasil menunjukkan kinerja tangguh, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” kata Dedie Rachim (29/10)
BRO. KOTA BOGOR – Menjelang berakhirnya masa jabatan Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor periode 2020–2025, jajaran direksi resmi menyerahkan Laporan Evaluasi Kinerja Lima Tahun kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Selasa (28/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian dan kinerja luar biasa yang telah ditorehkan jajaran direksi bersama seluruh pegawai Tirta Pakuan.
Menurutnya, Tirta Pakuan berhasil menunjukkan kinerja tangguh, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Sejumlah program pengembangan infrastruktur air bersih berhasil direalisasikan, cakupan layanan pelanggan terus meningkat, dan kinerja keuangan menunjukkan pertumbuhan positif, baik dari sisi pendapatan maupun laba perusahaan.
“Inovasi digital, efisiensi operasional, serta komitmen terhadap mutu pelayanan menjadi bukti nyata dari kepemimpinan yang solid dan visi jangka panjang yang terarah,” ujar Dedie.
Ia berharap semangat dan sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut untuk memperkuat peran Tirta Pakuan sebagai BUMD unggul, profesional, dan berkelanjutan, serta menjadi contoh keberhasilan pengelolaan air bersih daerah yang berkontribusi nyata bagi kesejahteraan warga Kota Bogor.
Evaluasi dan Arah Pengembangan ke Depan
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, menjelaskan bahwa jajaran direksi bersama Dewan Pengawas dan Bagian Perekonomian Pemkot Bogor menyampaikan laporan hasil kinerja serta evaluasi selama lima tahun masa jabatan.
Dalam laporan tersebut, disampaikan capaian Key Performance Indicator (KPI) sebagai alat ukur utama kinerja perusahaan, mencakup aspek keuangan, kepuasan pelanggan, proses bisnis, serta pengembangan sumber daya manusia.
“Kita paparkan capaian, tantangan yang dihadapi, dan program ke depan. Ada yang sudah dikerjakan, sedang berjalan, dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya,” kata Rino.
Selain itu, Tirta Pakuan juga berperan dalam mendukung pelaksanaan RPJMD, RPJPD, dan RPJMN, yang menjadi bagian dari kebijakan strategis pembangunan daerah dan nasional.
Tantangan dan Rencana Bisnis Baru
Rino menambahkan, Wali Kota Bogor memberikan sejumlah masukan agar Tirta Pakuan mampu melakukan mitigasi terhadap persoalan dan tantangan di masa depan.
“Perusahaan tidak bisa berjalan optimal jika telat atau salah mengambil langkah dalam menjawab tantangan. Karena itu, kita harus melakukan pemetaan sejak dini,” ujarnya.
Ke depan, kata Rino, pengolahan air limbah menjadi fokus pengembangan berikutnya. Saat ini, cakupan layanan pelanggan Tirta Pakuan sudah hampir mencapai 100 persen, sehingga perlu diperluas dengan program pengelolaan air limbah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Kinerja Tirta Pakuan Diapresiasi
Secara umum, Wali Kota Bogor mengapresiasi kinerja dan kontribusi Tirta Pakuan yang selama ini menjadi kebanggaan daerah. BUMD ini kerap menjadi rujukan dan mendapat apresiasi dari daerah lain atas inovasi dan keberhasilannya dalam pengelolaan air bersih.
Editor : Adjet
