BRO. KOTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) sukses menggelar Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Bogor 2026 di Graha Pakuan Siliwangi, Universitas Pakuan, Rabu (8/7/2026).
Mengusung tema “Learn, Glow, and Shine” yang terinspirasi dari karakter Harry Potter, ajang tahunan ini menjadi wadah pembinaan remaja untuk mencetak generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang membuka acara secara resmi menegaskan bahwa Duta GenRe memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Pemuda yang kita siapkan hari ini harus benar-benar berkualitas, berakhlak, beradab, dan bermoral. Melalui Duta GenRe, mereka diharapkan mampu menyebarkan edukasi kepada rekan sebayanya agar terhindar dari Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yakni pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba,” kata Jenal.
Ia menambahkan, Pemkot Bogor akan memperluas jangkauan program Duta GenRe dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Jika selama ini pembinaan lebih banyak berbasis di tingkat kelurahan, ke depan program akan masuk langsung ke lingkungan sekolah untuk memperkuat edukasi mengenai kesehatan remaja, pencegahan stunting, perencanaan pendidikan, dan karier.
Sementara itu, Kepala DPPKB Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa proses seleksi Duta GenRe 2026 berlangsung sejak April lalu. Dari 127 peserta yang mendaftar, hanya 29 finalis terbaik yang berhasil melaju ke babak grand final setelah melalui tahapan administrasi, wawancara, unjuk bakat, hingga pembekalan intensif.
“Dari 29 finalis ini akan dipilih enam pasang atau 12 finalis terbaik. Mereka nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kota Bogor pada ajang Duta GenRe tingkat Provinsi Jawa Barat tahun depan,” ujar Marse.
Selain pemilihan Duta GenRe, DPPKB memberikan penghargaan kepada PIK-R terbaik tingkat sekolah dan komunitas sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pembinaan remaja dan penguatan ketahanan keluarga.
Marse juga mengungkapkan bahwa mulai 1 Januari 2027, DPPKB akan bertransformasi menjadi dinas baru yang mengintegrasikan penguatan keluarga, perlindungan anak, dan pengendalian penduduk guna meningkatkan efektivitas pelayanan dan intervensi kepada masyarakat.
Di sisi lain, Ketua Pelaksana Grand Final Duta GenRe Kota Bogor 2026, Rahmadandi Prayuda Kahfi, menyebut antusiasme remaja Kota Bogor terhadap ajang ini sangat tinggi. Sejak dibuka, tercatat hampir 200 peminat mengikuti seleksi.
Menurutnya, para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kreativitas melalui berbagai tantangan digital seperti video challenge dan kampanye media sosial.
“Kami tidak mencari figur yang hanya berpenampilan menarik. Duta GenRe adalah remaja yang memiliki visi, kepedulian sosial, dan rasa percaya diri tinggi untuk menjadi teladan bagi teman-temannya,” ujar Rahmadandi.
Ia optimistis prestasi Duta GenRe Kota Bogor akan terus meningkat. Setelah meraih posisi Harapan III di tingkat Jawa Barat tahun lalu, Kota Bogor kini menargetkan mampu menembus prestasi nasional.
“Dengan semangat Kota Bogor Melesat, kami ingin membawa Duta GenRe Kota Bogor berprestasi hingga tingkat nasional,” tegasnya.
Editor : Adjet
