Keributan di Tipzy Bears Bogor Picu Pengawasan Ketat THM, Wali Kota Dedie Instruksikan Razia dan Evaluasi

BRO. KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengambil langkah tegas menyusul viralnya video keributan antar pengunjung di tempat hiburan malam (THM) Tipzy Bears, Jalan Merdeka, Kota Bogor. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menginstruksikan Satpol PP bersama TNI dan Polri untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh THM di Kota Bogor.

Instruksi tersebut diberikan sebagai respons atas insiden baku hantam yang terjadi di Tipzy Bears dan memicu keresahan masyarakat. Dedie meminta seluruh aparatur wilayah meningkatkan kewaspadaan serta memetakan potensi gangguan ketertiban yang berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari.

“Saya minta segera lakukan monitoring, evaluasi, dan berikan teguran keras kepada pengelola agar insiden serupa tidak terulang kembali,” tegas Dedie di Balai Kota Bogor, Selasa (7/7/2026).

Menurut Dedie, berdasarkan informasi yang diterima Pemkot Bogor, sejumlah pelaku keributan bukan merupakan warga Kota Bogor. Karena itu, pengawasan perlu diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI guna menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Pemkot Bogor juga memastikan tidak akan mentolerir pelanggaran perizinan yang dilakukan pelaku usaha hiburan malam. Jika ditemukan pelanggaran administratif maupun ketentuan operasional, sanksi akan diberikan sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau soal pelanggaran izin, regulasinya sudah jelas. Tinggal bagaimana komitmen penegakannya di lapangan. Siapa pun yang melanggar akan ditindak,” ujarnya.

Untuk mengoptimalkan pengawasan, Dedie meminta Satpol PP menerapkan sistem pengawasan tiga shift sehingga pemantauan dapat berlangsung hingga dini hari. Menurutnya, pengawasan THM harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya mengandalkan jam kerja reguler.

Sementara itu, DPRD Kota Bogor turut merespons kejadian tersebut. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Said Mohammad Mohan, menyatakan pihaknya akan segera memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna mengevaluasi aktivitas operasional Tipzy Bears.

“Besok (Rabu, 8 Juli 2026), kami akan memanggil sejumlah OPD terkait untuk membedah masalah ini dan menentukan tindakan selanjutnya,” kata Mohan.

Keresahan warga di kawasan Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, meningkat setelah keributan kembali terjadi pada Jumat (3/7/2026) malam. Rekaman video yang memperlihatkan aksi saling pukul antar pengunjung beredar luas di media sosial dan menuai sorotan publik.

Sejumlah warga menilai insiden serupa telah berulang kali terjadi dan meminta pemerintah mengambil langkah tegas terhadap tempat hiburan yang dianggap berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan konsumsi minuman beralkohol diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya konflik antar pengunjung. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari evaluasi yang akan dilakukan pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses