BRO. KOTA BOGOR – ABCo Therapy Center menggelar kegiatan Fun Walk khusus perempuan di kawasan Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor, Minggu (24/5). Kegiatan bertajuk “Fun Walk: Jalan Santai, Pikiran Damai” ini menjadi sarana edukasi sekaligus ajakan bagi para perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental, emosional, dan fisik.
Kegiatan tersebut diikuti Direktur ABCo Therapy Center, Lili Marliyuana, para alumnus Training Emotional Healing Therapy, anggota Komunitas Ruang Pulih, Komunitas Ruang Jeda Bunda, serta peserta umum dari wilayah Jabodetabek hingga Mojokerto, Jawa Timur. Mayoritas peserta merupakan kalangan pendidik atau guru.
Direktur ABCo Therapy Center, Lili Marliyuana, mengatakan bahwa aktivitas fisik sederhana seperti berjalan kaki memiliki manfaat besar bagi kesehatan psikologis. Berdasarkan berbagai kajian psikologi, bergerak dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mengubah kondisi emosional seseorang menjadi lebih positif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para bunda sejenak berhenti dari rutinitas harian. Ini bukan sekadar jalan santai, tetapi upaya sederhana untuk merawat kesehatan mental melalui keseimbangan fisik, emosi, dan hubungan sosial,” ujar Lili.
Menurutnya, kegiatan Fun Walk dapat membantu mengurangi stres, meredakan kecenderungan overthinking, menenangkan pikiran, mengurangi kelelahan emosional, sekaligus memperkuat energi positif dan jejaring dukungan sosial (support system).
“Kini saatnya memberi ruang untuk diri sendiri. Karena kesehatan mental juga bagian dari menjaga amanah diri,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Direktur ABCo Therapy Center, dilanjutkan senam peregangan dan edukasi kesehatan dari dr. Ema Sumarsah, M.Kes mengenai teknik berjalan yang benar. Materi tersebut menekankan pentingnya postur tubuh saat berjalan untuk menjaga keseimbangan tubuh dan kesehatan tulang belakang.
Selain itu, peserta juga mengikuti sesi Tapping for Fun Anti Mager yang dipandu langsung oleh Lili Marliyuana. Teknik ketukan ringan pada titik-titik meridian tubuh tersebut bertujuan membantu menenangkan pikiran, mengurangi ketegangan emosional, serta meningkatkan energi positif.
Lili berharap kegiatan bertema “women support women” ini dapat terus berkembang menjadi program yang lebih beragam dan berkelanjutan. Menurutnya, pembekalan keterampilan praktis, termasuk kemampuan mengelola emosi, sangat penting untuk membantu perempuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari.
“Ke depan, kami ingin menghadirkan lebih banyak kegiatan yang tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan mental dan emosional perempuan,” pungkasnya.
Editor : Adjet
