Berita UtamaBisnisBogorianaNews

Bantah Tudingan, Bupati Iwan Pastikan Harga Gas Melon Tidak Ada Kenaikan

BRO. CIBINONG –  Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan tidak ada kenaikan Harga Eceran Tertinggi  (HET) gas 3 kilogram, menyusul Beberapa waktu lalu, Hiswana Migas mengajukan perubahan Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas LPG kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan juga membantah jika Pemkab Bogor telah menetapkan HET gas 3 kilogram telah dinaikan harganya. Bahkan politisi Gerindra itu memastikan belum ada kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Bogor.

“Belum ada kenaikan, kami masih mengkaji usulan kenaikan yang disampaikan Hiswana Migas. Belum ditandatangani usulan kenaikan gas elpiji itu. Kemarin kami ada koreksi, dan hasil koordinasi dan komunikasi dengan semua, kembali kepada harga awal,” tegas Iwan , Selasa (8/11)

Sebagai Informasi, adanya  usulan Hiswana Migas mengajukan perubahan Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas LPG kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, ternyata  mendapat reaksi penolakan dari pelaku usaha rumahan atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan masyarakat berpenghasilan rendah yang sehari-harinya menggunakan Gas melon 3 kg.

Seorang aktivis , Ketua PC PMII, Miftahudin ,  mengaku sangat kecewa apabila Pemkab Bogor menyetujui  kenaikan HET tersebut harga gas elpiji 3 kilogram di masyarakat mencapai Rp23 hingga Rp25 ribu per tabung yang sebulumnya kisaran 20 ribu.

“Sedangkan di surat ditetapkan Rp18.686 per tabung, tetapi fakta di lapangan harganya bisa mencapai Rp23 hingga Rp25 ribu. Tentu ini sangat memberatkan masyarakat kecil,” tuturnya.

Editor  : Adjet

 

Show More

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button